
PEKANBARU – Mahasiswa program studi manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Islam Riau mendapatkan pelatihan tambahan untuk pengembangan soft skill. Pelatihan ini dibuka oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Dr Eva Sundari SE MM CRBC dan dilaksanakan di Laboratorium Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Kamis (08/03/2022).
Dikatakan Eva, strategi dan keahlian dalam memasarkan suatu produk di era digital saat ini sangat diperlukan, salah satunya dengan cara pemanfaatan digital yang sederhana, dimulai dari beberapa aplikasi yang mudah di akses di pada smarthphone yang dimiliki.
Dewasa ini banyak masyarakat yang mulai meninggalkan cara pemasaran yang masih konvensional dan beralih kepada digital marketing. Digital marketing sendiri mempunyai arti memasarkan atau mempromosikan sebuah brand atau produk melalui dunia digital. Perkembangan teknologi informasi dan pemasaran melalui digital marketing diramalkan akan menjadi titik perubahan teknik memasarkan suatu produk barang dari memasarkan secara konvensional beralih menggunakan pemasaran digital, bukan hanya pada elemen pemasaran melainkan akan berimbas kepada seluruh kegiatan bisnis secara keseluruhan baik itu sebuah bisnis yang sudah berskala besar dan nasional maupun bisnis perorangan yang mempunyai skala kecil.
“Berkaitan juga dengan digital marketing ini, bukan hanya bermanfaat bagi mahasiswa tetapi kegiatan ini diharapkan menambah nilai bagi program studi manajemen kita,“ ujar Dr Eva.
Selain Dr Eva, gelaran acara yang berlangsung selama satu hari tersebut juga diisi oleh beberapa narasumber yang terdiri dari akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta mendatangkan juga praktisi yang ahli di bidangnya dari berbagai latar belakang.
Narasumber pertama Gilang Nugroho SE MM yang merupakan salah satu Dosen FEB UIR menyampaikan tentang Persiapan Sumber Daya Manusia diera digital, Dia menyampaikan di era digital manusia harus bisa bersaing dengan perkembangan globalisasi, Globalisasi.
“Digitalisasi tidak dapat dipisahkan karena pengertian dari globalisasi salah satunya menurut para ahli yaitu mendunianya suatu hal sehingga batasan dari suatu negara menjadi hilang yang mana hal tersebut sejalan dengan pengertian dari dunia digital dimana makin mendukung tidak adanya batasan akibat arus globalisasi tadi,” papar Gilang.
Hal senada juga disampaikan oleh Awliya Afwa SE MM yang merupakan narasumber kedua dengan tema Pengenalan dan Pengembangan Digital Marketing menerangkan bahwa dunia digital merubah perilaku masyarakat dalam hal konsumsi barang baik pelaku usaha maupun konsumennya sendiri.
Setelah mahasiswa usai mendengarkan para narasumber menyampaikan materi nya, acara dilanjutkan dengan pelatihan yang dilakukan oleh para praktisi seperti pelatihan teknik pengambilan foto, teknik pengambilan video, pelatihan penggunaan aplikasi Power Point serta pengaplikasian aplikasi editing sederhana seperti Canva. rls