SIAK SRI INDRAPURA, GORIAU.COM - Untuk memantapkan serta memastikan calon penerima kebun pola KKPA di tiga desa yang bekerjasama dengan perusahaan kelapa sawit PT Kimia Tirta Utama (KTU), Koperasi Rimba Mutiara akhirnya membentuk tim untuk setiap desa. Untuk setiap desa, tim terdiri dari 5 orang yang terdiri dari tokoh masyarakat.

''Untuk menghindari adanya calon penerima yang berasal dari luar daerah dan bukan warga tempatan di tiga desa tersebut. Kita sudah membentuk tim di desa yang terdiri dari lima orang,'' ujar Kepala Desa Buatan 1, Ali Parmidi, Senin (1/4/2013).

Sebelumnya, koperasi dan perusahaan telah menghasilkan keputusan bahwa untuk verifikasi dibuat tim dari desa masing-masing. Rapat digelar di kantor besar PT tersebut di Desa Pangkalan Pisang, Kecamatan Koto Gasib, yang dihadiri oleh pihak manajemen perusahaan (PT KTU), pengurus koperasi Rimba Mutiara, kepala desa dari tiga desa yakni Desa Kuala Gasib, Teluk Rimba dan Buatan Satu, para pengurus BPD tiga desa, kepala dusun, RW dan RT.

''Tim akan bekerja memverifikasi bakal calon penerima kebun KKPA. hal itu di lakukan mengingat masih terkatung-katungnya kejelasan akad kredit untuk tahap dua. Masyarakat sudah lama menunggu pembagian tahap dua ini yang masih belum ada kejelasan dan dengan adanya tim ini nantinya berharap pembagian serta tanda tangan MoU dengan pihak perusahaan dan bank sebagai mitra memjadi lebih jelas," kata Kepala Desa Buatan Satu tersebut. (sks)