SIAK - Kolam Bioflok bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan yang dibangun di Kampung Libo Jaya, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Riau ini diperkirakan akan panen sekitar 4 sampai 5 ton atau senilai ratusan juta rupiah per 3 bulan.

Hal itu dikatakan Bupati Siak Alfedri saat meninjau pembangunan kolam Bioflok yang dikelola Pemerintah Kampung Libo Jaya dan Koperasi Karya Mandiri Jaya Berkah Kampung Libo Jaya, Minggu (13/9/2020).



"Kolam Bioflok ini bisa dipanen dalam waktu 3 bulan dengan benih 30.000 ekor, 1 kilo sekitar 6 ekor dengan harga 20 ribu, jadi total keseluruhan ikan sekitar 4-5 ton, dengan keuntungan sekitar 100juta," kata Alfedri. 

Alfedri berpesan kepada koperasi Karya Mandiri Jaya Berkah Kampung Libo Jaya, dan masyarakat agar bisa menjaga, menata dana menjalankan management Kolam Bioflok ini dengan sebaik mungkin.

"Makanya harus dijaga dengan baik, supaya hasil yang didapatkan maksimal," harap Bupati Siak itu.

Selain itu, Alfedri juga mengingatkan ketika masa panen sudah tiba dan sudah mendapat keuntungan, pengelola harus menyisihkan modal untuk masa pemeliharaan selanjutnya, seperti bibit dan pelet.

"Setelah dapat keuntungan, jangan lupa untuk menyisihkan modal untuk masa pemeliharaan selanjutnya. Jadi kolam bioflok tersebut terus berlanjut dan terus menghasilkan," pesannya.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Susilawati mengatakan bahwa kolam Bioflok ini merupakan bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, yang akan dikelola oleh koperasi Karya Mandiri Jaya Berkah Kampung Libo Jaya.

"Untuk Pembangunan Kolam Bioflok ini hanya dibangun 200 untuk seluruh Indonesia, dan alhamdulillah berkat bantuan dan perjuangan pak Bupati, Siak mendapatkan 1 pembangunan kolam Bioflok yakni di Kampung Libo Jaya", ucap Susi.

Bantuan Kolam Bioflok dari Kementerian Kelautan dan Perikanan ini terdiri dari 10 kolam Bioflok beserta perlengkapannya, benih lele sebanyak 30.000 benih, pakan ikan sekitar 12 ton, mesin sanyo, air rator serta obat yang mendukung lainnya.

"InsyaAllah ikan lele ini bisa di panen dalam waktu kurang lebih 3 bulan", tutup Kadis Perikanan dan Peternakan tersebut.

Peninjauan ini juga dihadiri oleh Camat Kandis Said Irwan, Kadis Kesehatan Toni Candra, Anggota DPRD Kabupaten Siak Ngadmin, Penguhulu Kampung Libo Jaya, serta tamu undangan lainnya. (Adv)