
PEKANBARU, GORIAU.COM - Tidak puas dengan jawaban Rektor Universitas Islam Negeri Suska Riau, M. Nazir, ratusan mahasiswa yang berdemo langsung menuju jalan Soebrantas, jalan lintas Pekanbaru-Bangkinang.
Tidak hanya memblokade jalan yang menghubungkan Kota Pekanbaru dan Sumatera Barat, demonstran juga membakar ban di tengah jalan.
"Ini kami lakukan supaya seluruh masyarakat indonesia tahu bahwa ada kejanggalan di Kampus UIN," ujar Riski Junior, salah seorang demonstran.
Akibat dari blokade tersebut, arus lalu lintas menjadi tersendat. Beberapa petugas dari Polsek Tampan sudah sampai di lokasi. Ketegangan sempat terjadi ketika Polsek Tampan ingin memadamkan api. Polisi tersebut ingin mencabut pistolnya. "Tembak kami," teriak mahasiswa yang langsung mengepung oknum polisi tersebut.(san)