SIAK - Sempat mencuat ke media sosial, tuntutan yang diajukan Mewariska Br Manullang kepada institusi Polri akhirnya ditolak Pengadilan Negeri Siak, Senin (27/7/2020). Putusan itu dibacakan pimpinan sidang terakhir praperadilan, Risca Fajarwati SH.

Pemohon Mewariska Br Manullang mengajukan tuntutan terhadap termohon Kepoliasian Negara RI, Cq Polda Riau, Cq Polres Siak, Cq Kapolsek Minas Polres Siak tentang Sah atau Tidaknya tindakan hukum yang dilakukan penyidik Polsek Minas Polres Siak seperti penetapan tersangka, penangkapan, penahanan dan perpanjangan penahanan.

Penangkapan dan penetapan Mewariska Br Manullang yang diduga keras melakukan tindak pidana Penadahan sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 480 Kitab Undang Undang Hukum Pidana ( KUHP ). Karena merasa tidak terima atas tindakan hukum yang dilakukan penyidik kepadanya pihak Mewariska Br Manulang mengajukan sidang Praperadilan.

Di kantor Pengadialan Negeri Siak tempat dilaksanakannya sidang Praperadilan tampak hadir Pemohon dari pihak Mewariskan yang diwakili kuasa hukumnya Syaidina Amsyah dan kawan kawan serta pihak termohon Polsek Minas, Polres Siak didampingi oleh kuasa hukum dari Tim Bidang hukum Polda Riau.

Pimpinan sidang praperadilan membacakan Putusan atas perkara yang diajukan pemohon terhadap termohon sebagai berikut, menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya dan membebankan biaya perkara pada pemohon.

Dengan pertimbangan bahwa pemohon tidak dapat membuktikan dalil permohonannya, termohon berhasil membuktikan seluruh jawaban dengan didukung bukti T1 s/d T28, tindakan penetapan tersangka,penangkapan, penahanan dan perpanjangan penahanan yang dilakukan oleh termohon didukung dengan 2 alat bukti yang sah sesuai pasal 184 KUHAP sehingga memenuhi ketentuan dalam Putusan MK no. 21/PUU-XII/2014 dan termohon telah melaksanakan penyidikan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Kapolres Siak AKBP Doddy F Sanjaya, SH SIK MIK melalui Paur Subbag Humas Bripka Dedek Prayoga menerangkan bahwa Polres Siak menang dalam persidangan tersebut.

"Sidang praperadilan Mewariska dimenangkan oleh Polres Siak dengan putusan menolak semua gugatan pemohon. Hal ini merupakan indikator bahwa penanganan perkara tersebut sudah sesuai prosedur, Polres Siak juga akan terus memberikan asistensi Kepada Polsek minas dalam hal penyidikan perkara tersebut, dan terakhir kita juga mempersilahkan para pihak yg merasa dirugikan oleh oknum anggota Polres atau Polsek jajaran untuk melaporkan ke Propam Polres Siak agar dapat ditindak lanjuti," terang Dedek. ***