
SIAK - Melalui pencanangan zakat hasil pertanian ini, para petani yang ingin langsung membayar zakat akan diberikan dua pilihan, baik uang maupun dalam bentuk gabah dengan besaran lima persen.
Petani juga tidak perlu repot datang ke kantor Baznas, karena ada kemudahan diberikan Baznas. Tim Unit Pelayanan Zakat yang langsung hadir menjemput bola ke lokasi saat panen.
"Untuk memudahkan pembayaran zakat pertanian tersebut. Selanjutnya gabah hasil zakat tersebut, akan ditampung oleh UPZ Gapoktan yang telah dibentuk sebelumnya," kata Bupati Siak, Syamsuar, Senin (29/1/2018).
Bapak Pembangunan Pertanian Kabupaten Siak ini menyebutkan manfaat yang diharapkan dari pencanangan gerakan zakat pertanian, diantaranya terwujudkan ketahanan pangan, persiapan alokasi raskin, serta peningkatan kesejahteraan petani mustahiq melalui berbagai pola distribusi Baznas Kabupaten Siak.
"Misalnya pola Siak produktif, Siak sejahtera, Siak cerdas, Siak sehat, Siak Taqwa, dan Siak peduli. Beberapa waktu lalu, melalui dana zakat, beberapa saudara-saudara kita para petani yang tergolong dalam kategori mustahiq," sebutnya.
Selain itu juga melalui Baznas ini telah sejumlah siswa telah menerima bantuan beasiswa pendidikan, pinjaman bergulir sumber dana amil untuk biaya penanaman, bantuan kebutuhan petani, sambungan air PAM, dan pemasangan 500 unit instalasi listrik.
"Dengan pencanangan zakat hasil pertanian ini, kita juga sekaligus melaksanakan panen raya padi pada areal persawahan Kampung Bungaraya ini. Tentunya kita berharap terjadi peningkatan hasil produksi padi, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani," sebut Syamsuar.***