TELUKKUANTAN – Sejak dulu, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau terkenal dengan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Dibuktikan dengan banyaknya orang Kuansing yang menjadi tokoh nasional.

Begitu juga dalam hal desain grafis. Kuansing punya desainer yang andal, menghiasi balantika desain grafis nasional. Karya-karyanya mengundang decak kagum masyarakat.

Seperti Jailani, pemuda Kotobaru, Kecamatan Singingi Hilir yang memenangkan kompetisi fly your design through the sky ditaja Garuda Indonesia. Karyanya dipakai pesawat Garuda Indonesia saat pandemi Covid-19, berisi pesan gerakan pakai masker.

Ada lagi Zulkifli, pemuda asal Desa Pasar Inuman, Kecamatan Inuman. Ia berhasil menjadi juara pada sayembara desain logo HUT Kota Bekasi tahun 2020.

Zulkifli ini mengalahkan 397 karya yang ikut dalam kompetisi tersebut. Karya Zulkifli dipakai Pemko Bekasi selama setahun dan diaplikasikan ke pakaian, baliho, banner dan lain-lain.

Selanjutnya ada Dzikri Maulana, anak muda asal Gunungtoar ini memang mendalami dunia desain grafis. Karya-karya sudah banyak dipakai masyarakat. Batik Kuansing yang terkenal saat ini tak terlepas dari sentuhan tangannya.

Begitu juga dengan pakaian 'takuluak barembai' yang dipakai Menteri Pariwisata Sandiaga Uno saat pembukaan festival pacu jalur tahun 2022.

Kemudian ada Roby Angriawan. Pemilik Kaos Kojar ini juga seorang desainer grafis. Karyanya pernah dipakai Pemkab Kuansing saat peringatan hari jadi tahun 2020.

Banyak lagi anak-anak muda Kuansing yang berbakat dalam dunia desain grafis. Hanya saja, mereka merasa tak dihargai oleh pemerintah. Hal itu pula menurunnya minat untuk ikut meramaikan lomba desain logo HUT ke-24 Kuansing tahun 2023.***