
TEMBILAHAN- Adanya keluhan dari pengunjung RSUD Puri Husada Tembilahan, terkait sistem pelayanan yang diberikan kepada pasien ditanggapi positif oleh Dirut, Irianto. Ia mengatakan akan melakukan perbaikan dari kasus tersebut.
Saat dikonfirmasi GoRiau.com, Minggu (13/3/2016) terkait keluhan yang meminta pihak RSUD lebih dulu menangani pasien dari pada meminta administrasi, ia menjelaskan biasanya sistemnya berjalan beiringan.
''Seharusnya sejalan, ditangani dan diminta data lengkapnya. Kita tidak mungkin membiarkan pasien, tidak ada biaya pun tetap kita layani,'' ujar Irianto.
Namun, jika pun ada kesalahan, diakuinya memang SDM (Sumber Daya Manusia) di RSUD Puri Husada belum memadai.
''Satu hari yang datang berobat ke RSUD itu ratusan, jadi jika ada kesalahan satu atau dua, mohon dimengerti, karena tidak ada sistem yang benar-benar sempurna,'' sebutnya.
Namun demikian, ia mengaku akan melakukan perbaikan, bagaimana caranya pelayanan di RSUD Puri Husada bisa berjalan maksimal.
''Saya berpikir untuk pengambilan obat ke apotik perawat yang melakukannya, jadi sistem pembayaran dan lainnya dilakukan belakangan,'' ujarnya lagi.
Tapi, ia tidak memungkiri, jika itu diterapkan pasti akan ada lagi kendala saat pelaksanaannya.
''Bisa saja pasien tidak percaya dengan perawatnya, atau saat sudah mau keluar Rumah Sakit setelah ditotal terlalu banyak sehingga berat pasien membayarnya. Tapi ya apapun itu, jika dikritik yang membangun saya senang, jadi saya mengetahui apa yang perlu saya benahi lagi,'' tukas Irianto.***