
RENGAT, GORIAU.COM - Jalur andalan tuan rumah asal Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) harus rela berada pada peringkat dua dan tiga pada even pacu jalur bertaraf nasional di Tepian Narosa, Teluk Kuantan, setelah digilas oleh jalur Untung Bertuah asal Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Minggu (25/8/2013).
Prestasi Inhu ini merupakan penantian sekitar 10 tahun, dimana Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) meraih kemenangan pada even pacu jalur tradisional bertaraf nasional yang sudah berumur satu abad lebih itu. Kini kebuntuan tersebut terjawab setelah jalur Untung Bertuah menggilas lawan pacunya Lintah Jalang dan Siposan pada partai final pacu jalur di lintasan pacu tepian Narosa Teluk Kuantan.
Jalur Untung Bertuah berasal dari Desa Danau Baru, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Inhu, Riau. Sedangkan dua lawan pacunya Lintah Jalang berasal dari Petapahan Kecamatan Gunung Toar dan Siposan berasal dari Desa Pauh Angit, Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi.
Ketua Jalur Unung Bertuah, Safrizal melalui atlet dayungnya, Safril alias Aril alias Bujang ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa, sebelum menang, jalur Untung Bertuah berhadapan dengan Lintah Jalang dan Siposan. "Dari 11 jalur yang bertolak dari Inhu ke Teluk Kuantan, jalur dari Danau Baru berhasil meraih kemenangan yang spektakuler, dimana selain jalur besar, jalur mini yang bernama Lantak Lah juga berhasil meraih juara 1 di lomba Jalur Mini Teluk Kuantan", ujarnya.
Kemenangan ini tentu sangat membanggakan masyarakat Desa Danau Baru, umumnya masyarakat Kabupaten Inhu, karena kemenangan ini adalah momen yang sangat dinantikan sejak 10 tahun terakhir, selain itu, ini adalah berkat suport yang cukup dari Pemkab Inhu dan kerjasama para pendayung yang solit, pungkasnya.
Untuk diketahui, event akbar pacu jalur itu diselenggarakan selama empat hari sejak, Kamis tanggal 22 Agustus 2013 kemaren hingga, Minggu (25/8/2013) yang diikuti sebanyak 128 Jalur yang berasal dari Kabupaten Kuantan Singingi dan Kabupaten Indragiri Hulu. (jef)