
DURI - Keseriusan Pemerintah Desa Boncah Mahang mengatasi kebakaran lahan dan hutan diwilayahnya patut diacungkan jempol. Penjabat (Pj) Kepala Desa (Kades) Boncah Mahang, M Nazrin dengan gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakatnya agar jangan membakar lahan dan hutan.
Kepada GoRiau.com, M Nazrin mengatakan selain secara lisan, himbauan agar masyarakatnya tidak membakar lahan dan hutan juga dituliskan dalam spanduk yang kemudian akan dipasang di empat titik. Babinsa, Babinkamtibmas, dan ketua BPD Desa Boncah Mahang juga diajak ikut serta dalam pemasangan spanduk ini.
"Di Desa Boncah Mahang masih banyak lahan tidur yang bisa dimanfaatkan untuk pertanian. Namun sekali lagi saya tegaskan, masyarakat dilarang agar tidak menggunakan cara instan untuk membersihkan lahannya seperti dengan membakar. Gunakan cara manual yang tidak merugikan orang banyak. Kita tidak inginkan ada warga Boncah Mahang yang menjadi tersangka kebakaran lahan," kata M Nazrin, Senin (28/3/2016) diruang kerjanya.
Menurut Nazrin, sulitnya kondisi ekonomi saat ini, ia juga akan mengajak masyarakatnya menggalakan kegiatan pertanian. "Kita akan mengajak masyarakat untuk mengolah lahan mereka menjadi sumber duit dan bisa membantu kebutuhan sehari-hari keluarga," pungkasnya lagi.
Selain itu, Pj Kades yang baru dilantik Februari lalu oleh Bupati Bengkalis, Amril Mukminin ini sudah melakukan beberapa perubahan di Desa Boncah Mahang. Beberapa diantaranya adalah melakukan menertiban balap liar yang bekerjasama dengan Satlantas Polres Bengkalis, lalu melakukan pendataan ulang kepada penerima raskin dengan target penerima harus tepat sasaran.
"Banyak kecelakaan lalu lintas di dekat Simpang Puncak, kita langsung turun kelapangan. Selain itu masalah raskin. Saat raskin datang, seluruh RT saya kumpulkan, kita berikan pemahaman tentang kebutuhan raskin bagi yang benar-benar sangat membutuhkan. Sehingga setelah kita langsung ke lapangan, beberapa daftar penerima raskin kita revisi. Alhamdulillah, tidak ada masalah dengan penerima sebelumnya. Karena sudah kita berikan pemahaman," tutup Nazrin. (**/rha)