PEKANBARU – Pengamat kebijakan publik Universitas Riau M Rawa El Amady mengkritik penyelenggaraan turnamen Golf Piala Gubernur Riau XXX yang diadakan di salah satu arena Golf di Pekanbaru, Minggu (21/8/2022).

Turnamen yang diselingi dengan acara hiburan tersebut seharus tidak menampilkan tarian erotis apalagi di negeri Melayu yang agamis.

''Apalagi turnamen itu diadakan dalam rangka HUT ke-65 Riau. Ajang itu seharusnya menjadi sarana introspeksi diri dalam memberikan yang terbaik untuk masyarakat dan negeri ini,'' ujarnya.

Rawa menilai peristiwa itu menunjukkan telah terjadi degradasi moral yang luar biasa di daerah ini, karena acara itu dihadiri beberapa pejabat Riau. Bahkan di backdrop ada gambar Gubernur Riau Syamsuar.

“Jangan diisi oleh hal-hal seperti itu, Bumi Lancang Kuning ini punya nilai dasar Melayu yang Islami. Ini jelas menunjukkan terjadi penurunan moralitas dalam memahami budaya Melayu,” tutup Rawa.

Seperti diberitakan GoRiau.com sebelumnya, sebuah video yang mempertontonkan hiburan erotis saat turnamen Golf Piala Gubernur Riau dalam rangka HUT ke-65 Riau yang diadakan di salah satu lapangan Golf yang ada di Pekanbaru, viral di media sosial.

Cuplikan video yang mempertontonkan tarian erotis itu beredar di banyak grup WhatsApp warga Pekanbaru dan juga di akun media sosial, Minggu (21/8/2022).

Pada video itu terlihat seorang penari dengan pakaian seksi naik ke meja makan sambil bernyanyi dan meleok-leokan tubuh dan ada beberapa pria yang memberikan saweran

Selain mempertontonkan penari erotis, pada video juga terlihat backdrop yang bertuliskan Turnamen Golf Piala Gubernur Riau XXX bersempena HUT ke-65 Riau

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Persatuan Golf Indonesia (PGI) Riau terkait video erotis di negeri agamis, Riau ini. ***