
PEKANBARU – Kepala Kesbangpol Riau, Jendri Salmon Ginting, tak menampik kabar yang menyebutkan betapa mengkhawatirkannya peredaran narkoba di kalangan pelajar saat ini.
“Kondisi ini sudah menjadi perhatian serius bagi banyak pihak. Termasuk Kesbangpol Riau,” ujarnya, Jumat (18/10/2024).
Pihak Kesbangpol Riau sendiri juga memiliki program yang disebut P4GN (Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika).
Dalam melaksanakan program tersebut, pihaknya berkoordinasi dan dengan pihak terkait seperti OPD di lingkungan Pemprov Riau dan instansi vertikal seperti polisi dan BNN.
Sedangkan untuk tindakan di lapangan, Kesbangpol Riau pernah melakukan pemeriksaan terhadap seluruh pegawai di lingkungan Pemprov hingga pemerintah kota dan kabupaten dan se-Riau, pada 2023 lalu.
Bila melihat perkembangan yang terjadi sekarang, tidak tertutup kemungkinan pihaknya bakal melakukan aksi serupa.
“Hanya saja sasarannya kita perlebar. Sekarang sasarannya adalah para pelajar. Ini yang sedang coba kita terapkan pada tahun 2025 nanti. Kita lakukan pemeriksaan terhadap para pelajar atau siswa. Ini bentuk keseriusan Pemprov Riau untuk mencegah dan menangkap narkoba yang merusak generasi penerus kita,” tambahnya.
Ditambahkan Jendri, sebenarnya berbagai upaya telah dilakukan untuk menangkal narkoba di kalangan pelajar. Hal ini mengingat betapa besar dampak negatif yang muncul bila hal itu terjadi. Apalagi jaringan pengedar narkoba memang tidak pandang bulu dalam mengincar mangsanya.
Pihaknya sendiri sudah melakukan penyuluhan anti narkoba di 12 kabupaten dan kota se-Riau, baik untuk kalangan pelajar maupun pemuda.
Tidak hanya itu, kegiatan serupa juga dilakukan OPD terkait si lingkungan Pemprov Riau. Seperti Disdik, Dispora, kesehatan dan lainnya. Dimana kegiatan itu disesuaikan dengan tupoksi dan ranah masing-masing OPD.
“Jadi, berbagai upaya terus kita lakukan untuk menangkal peredaran narkoba. Ini merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu dukungan dari masyarakat luas juga kita harapkan,” ujarnya lagi. ***