PEKANBARU, GORIAU.COM - Meski Pekanbaru, Riau terbilang sukses menjadi penyelenggara Kejuaraan Bola Voli Proliga pada 2012 lalu, namun ternyata masih ada sedikit kendala yang harus dibenahi untuk melaksanakan Proliga kedua kalinyanya pada 10-12 Januari 2014 mendatang di GOR Remaja, Jalan Sudirman, Pekanbaru, Riau.


Masalah listrik yang sering mati di gelanggang olahraga eks Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII 2012 tersebut dinilai harus diantisipasi karena iven ini sudah bertaraf profesional dengan melibatkan atlet-atlet voli terbaik Tanah Air dan beberapa pemain dari luar negeri.


"Solusinya kita akan sewa genset sebagai antisipasi masalah listrik yang takutnya kembali terjadi pada pelaksanaan Proliga 2012 di venue yang sama," kata Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol R Adang Ginanjar yang juga menjadi panitia pelaksana putaran pertama Voli Proliga 2014.


Manajer Tim Jakarta Popsivo PGN tersebut menilai sebagai pelaksana Proliga 2014 Seri I, Pekanbaru harus siap dan menjadi contoh sebagai pelaksana sukses bagi kelanjutan kejuaraan putaran selanjutnya. "Memang tidak terjadi setiap pertandingan berlangsung, namun jika listrik padam ketika bertanding cukup menganggu juga," lanjutnya.


Seperti diketahui, Kota Pekanbaru ditetapkan sebagai tuan rumah Putaran Pertama Proliga 2014 menggantikan Palembang, Sumatera Selatan menyusul Klub Jakarta Popsivo PGN yang dimanajeri Kapolresta Pekanbaru keluar sebagai juara tim putri pada Proliga 2013 ini.


Proliga 2014 putaran pertama mendatang akan diikuti sebanyak 14 klub terbaik Tanah Air. Diantaranya Palembang Bank (Sumsel), Surabaya Samator, PLN, Semarang Bank (Jateng), Jakarta BNI 46, Pertamina untuk tim putra. Sementara untuk tim putri diantaranya Jakarta Popsivo Polwan, Pertamina, Petrokimia, PLN, Jakarta TNI AU, Bank DKI, Jakarta BNI 46 dan Valeria Papua Barat.(tri)