PEKANBARU - Meski tak membantah jika dirinya akan plesiran ke Bali bersama 4 orang PNS Kecamatan Tampan, namun Camat Tampan, Liswarti seakan enggan jujur ke wartawan.

Hal ini terlihat saat dikonfirmasi mengenai tidak hadirnya Camat Liswarti itu dalam rapat koordinasi jelang pemilu 2019 yang dipimpin langsung Wali Kota Pekanbaru, Firadaus MT.

Memang dirinya tidak membantah jika dirinya tidak berada di lokasi acara rapat koordinasi tersebut karena mengaku masih berada di Kota Bandung, Jawa Barat.

"Saya sekarang di Bandung, lihat anak. Kan anak sendirian di sana (Bandung)?," kata Liswarti, kepada GoRiau.com, melalui sambungan selulernya, Kamis (11/4/2019).

Ads
Saat ditanya berulang kali soal informasi rencananya plesiran ke Bali bersama 4 PNS Kecamatan Tampan, Liswarti kembali menyebut sedang berada di Bandung.

"Jangan dibesar-besarkan lah saya di luar kota. Kan lihat anak. Kalau soal persiapan (jelang Pemilu) itu sudah selesai," kata Liswarti.

Padahal, dari beberapa bukti-bukti hasil penelusuran GoRiau.com GoNews Group, terdapat boarding pas peswat atas nama Liswarti dan empat orang PNS Kecamatan Tampan yang akan plesiran ke Bali.

Terkait hal itu, Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Jhon Romi Sinaga menyangkan sikap seorang camat meninggalkan tugas. Apalagi Pemilu serentak akan dilaksanakan 6 hari lagi.

"Ini sudah mendekati Pemilu, tinggal menghitung hari, kok Buk Camat malah jalan-jalan keluar kota. Semestinya Pemko Pekanbaru memanggil camat ini, kinerjanya dipertanyakan," ketus politikus PDI Perjuangan itu.

Romy sangat menyayangkan ketidakhadiran Camat Liswarti? dalam rapat penting bersama Forkopimda Pekanbaru itu. Sebab, kata Romi, pejabat negara sangat diperlukan kehadirannya di saat perhelatan pesta demokrasi akan dilaksanakan. 

"Itu camatnya harus dipanggil Badan Kepegawaian Daerah, ?ngapain dia keluar kota, bahkan informasinya plesiran ke Bali. Tolong lah tanggung jawab sedikit sebagai pejabat negara," kata Romi.

Sebelumnya, Walikota Pekanbaru Firdaus memanggil satu persatu camat se Pekanbaru dalam rapat tersebut.

Ternyata, terdapat seorang Sekretaris Camat yang mewakili camat karena tidak hadir.

"Camat Tampan ?" tanya Firdaus dalam rapat di hotel Pangeran Pekanbaru itu.

Sekcam bernama Safrianto tersebut tak dapat menjawab banyak saat pimpinannya menanyakan hal tersebut. "Izin," kata Safrianto singkat.

Firdaus pun mengaku heran lantaran saat rapat penting tersebut anak buahnya justru keluar kota bersama sejumlah pegawai Kecamatan Tampan lainnya yang berjumlah 4 orang.

Kemudian Firdaus melanjutkan absennya kembali. Dan ternyata dari seluruh camat yang dipanggil, hanya Camat Tampan, Liswarti yang tak menampakkan batang hidungnya.(GS1)