PEKANBARU – Anggota DPRD Riau Dapil Rokan Hilir, Husaimi Hamidi, meminta Gubernur Riau, Syamsuar, untuk membangun infrastruktur jalan di sekitarnya kawasan swasembada pangan.

Hal tersebut disampaikan Politisi PPP ini usai menggelar reses di Kecamatan Pekaitan, Rokan Hilir pada hari kamis lalu. Masyarakat disana, katanya, mengeluhkan akses jalan yang buruk.

Diceritakan Ketua Komisi III ini, di kecamatan ini ada sekitar 500 hektar lahan yang dijadikan sebagai lumbung padi dan bekerjasama dengan TNI. Area swasembada pangan ini bahkan dibuka oleh Gubernur Riau.

"Diperkirakan, satu hektar sawah bisa menghasilkan 4 ton padi, dengan masa panen setiap 6 bulan, kan lumayan juga tu," kata Husaimi, Sabtu (26/3/2022).

Selama ini, ujar Husaimi, para petani menjual hasil panennya kepada orang dari Sumatera Utara, dengan harga Rp 4.800 per kg. Dan hasil panen ini kemudian menjadi beras yang dijual dengan harga tinggi.

Jika akses jalan sudah bagus, lanjut Husaimi, para petani bisa menjual hasil panennya kepada pengepul lainnya yang ada di Riau. Sehingga, beras yang dihasilkan bisa dijual lagi untuk masyarakat Riau.

"Hasil panen dijemput oleh orang dari Sumur, terus dijual lagi ke Rohil, dengan merk lain. Saya berharap, kita kan sudah ada lahan, gunakan itu untuk membuat produksi sendiri. Infrastruktur jalan menjadi pertimbangan mereka terpaksa menjual ke orang dari Sumut itu," terangnya.

Untuk itu, Husaimi memastikan dirinya akan berdiskusi dengan Dinas Pertanian dan dinas terkait supaya dicarikan jalan keluar dari keluhan masyarakat ini.

"Kita pasti akan teruskan keluhan masyarakat ini nanti, supaya jalan disana diperbaiki dan petani bisa menjual hasil panen dengan harga yang lebih tinggi dan tidak perlu beli beras dari luar lagi," tutupnya. ***