
SIAK SRI INDRAPURA, GORIAU.COM - Kondisi jalan kebun sawit milik PT Surya Intisari Raya (PT SIR) sepanjang 30 kilometer yang terbentang dari Kelurahan Okura, Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru hingga Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, cukup memprihatinkan. Walaupun hanya tanah keras dilapisi batu kerikil, namun ribuan masyarakat Riau setiap hari memanfaatkan jalur alternatif ini menuju Pekanbaru-Perawang dan Siak untuk menjalankan aktifitasnya.
Ardi, warga Perawang yang juga mahasiswa salah satu universitas di Pekanbaru mengaku, setiap hari melewati jalur alternatif ini. Dia berharap, pemerintah daerah dapat melakukan perbaikan terhadap jalan kebun itu karena keberadaannya selama ini sudah menjadi kebutuhan masyarakat.
"Jalan berkerikil ini membahayakan pengendara, sering saya melihat sepeda motor terpeleset sehingga pengemudi jatuh. Walaupun tak terlalu bahaya, tapi bisa lecet-lecet juga. Kalaupun tak diaspal, disemenisasi saja juga tak apa-apa," kata Ardi kepada GoRiau.com, Rabu (6/8/2014).
Hal senada juga disampaikan Marwan. Ayah dua anak yang tinggal di pintu masuk pos 3 Okura, Kecamatan Rumbai Pesisir itu mengaku sudah berkali-kali menyampaikan aspirasi warga kepada anggota DPRD Pekanbaru, khususnya daerah pemilihan Rumbai Pesisir.
Akibat tingginya aktifitas masyarakat memanfaatkan jalur alternatif itu, Marwan berharap jalan kebun milik PT SIR diaspal agar pengedara sepeda motor merasa nyaman melewatinya.
"Gimana teknisnya, itu tugas pemerintah daerah dengan PT SIR, warga hanya ingin jalur arternatif itu diperbaiki. Kita juga berharap anggota dewan ikut memperjuangkan keinginan masyarakat ini, khususnya dewan dari dapil Rumbai Pesisir ," pungkasnya.(nal)