DUMAI - Kota Dumai di Provinsi Riau, situasi masih belum sepenuhnya aman. Kerawanan pangan masih menghantui Kota Dumai dalam mencukupi kondisi yang ada saat ini. Hal ini disampaikan Walikota Dumai Zulkifli As saat Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke XXXVI 2016 tingkat Kota Dumai di Terminal Agro, Selasa (22/11/2016).

"Kita baru bisa memenuhi kebutuhan pangan sekitar 10 persen, sementara 90 persennya disokong dari daerah lain, seperti Kabupaten Rohil, Bengkalis dan Siak," ujar Zulkifli As kepada GoRiau.com usai membuka acara HPS.

Lanjutnya, agar kondisi ketahanan pangan tercapai, perlu peningkatan produksi pangan dengan program pajale (padi, jagung dan kedelai). Serta dikembangkan komoditas ikan dan daging.

"Tingkat konsumsi ikan kita masih rendah dibandingkan negara tetangga, seperti Malaysia dan Singapura. Mari tingkatkan konsumsi ikan," ulasnya.

Baca Juga: Dumai Belum Bisa Memenuhi Kebutuhan Pangan Sendiri

Ditempat yang sama Kepala Dinas Peternakan, Pertanian dan Kehutanan Kota Dumai Dwi Orisyawan mengatakan, dibutuhkan sekitar 31.000 ton beras untuk mencukupi kebutuhan pangan di Dumai.

Baca Juga: Cukupi Kebutuhan Beras, Perlu Pelepasan 15.000 Ha Kawasan Hutan Menjadi APL di Dumai

"Beras yang dihasilkan Kota Dumai, saat ini hanya sekitar 3.000 ton dalam setahun dari 2.325 hektare cetak sawah. Dumai pun belum mampu memenuhi kebutuhan pangan (beras) sendiri," jelasnya.*** #DUMAI