PEKANBARU - Polresta Pekanbaru dibantu Polda Riau menggelar olah TKP lanjutan di Lapas Klas IIA Pekanbaru, Senin (9/7/2018). Olah TKP yang berlangsung sejak pagi ini menggunakan sinar laser dan tali.

Sinar laser dan tali tersebut digunakan untuk mengetahui titik berdiri pelaku yang melepas tembakan ke arah gerai layanan publik Lapas Klas IIA Pekanbaru yang berada di Jalan Kapling ini.

Pantauan GoRiau.com, sinar laser tersebut diarahkan lurus dari posisi kaca yang berlubang ditembus peluru. Dari situ diketahui, posisi pelaku ketika melepas tembakan diduga tepat di depan gerbang masuk Lapas.

Untuk lebih meyakinkan, pengecekan model serupa juga dipakai di bekas tembakan peluru lainnya, di mana total ada lima bekas tembakan pada kaca luar (Tembus ke kaca dalam), tembok hingga plafon gerai layanan publik.

Hasilnya pun sama, yakni posisi pelaku saat itu berada beberapa meter dari pagar pintu masuk Lapas Klas IIA Pekanbaru. Jika dihitung, jarak antara posisi si penembak misterius ke sasaran berkisar 25 hingga 30 meter.

Setakat ini, pihak berwajib sedang mempelajari rekaman CCTv yang ada disekitar lokasi kejadian. Sayangnya, kamera pengawas milik Lapas yang ada, tak satu pun yang mengarah atau merekam pada lokasi tersebut.

Mendalami kejadian tersebut, polisi mengirim pecahan peluru dan selongsong yang ditemukan ke Puslabfor Medan. Dugaan sementara, pelaku menggunakan senjata api laras panjang.

"Namun bisa juga dengan senjata api laras pendek yang sudah dimodifikasi. Ini yang sedang kita pastikan melalui Puslabfor Medan. Pelurunya kaliber 5,56 mm," ungkap Kapolresta Pekanbaru Kombes Susanto, Senin sore. ***