TELUKKUANTAN - Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Andi Putra meminta seluruh wartawan yang bertugas di Kuansing untuk bersatu dan bersama-sama membangun daerah. Sebab, wartawan merupakan elemen penting dalam majunya sebuah daerah.

Hal itu ia sampaikan saat coffe morning dengan insan pers di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kuansing, Rabu (9/6/2021) pagi. Kegiatan silaturahmi ini dilaksanakan oleh Dinas Komunikasi Informasi Statistik dan Persandian (Diskominfoss) Kuansing, juga dihadiri Wakil Bupati Suhardiman Amby.

"Pilkada sudah selesai. Kalau dulu, saat Pilkada berbeda dukungan, itu hal biasa. Sekarang kita fokus untuk membangun Kuansing. Karena itu, saya minta rekan-rekan wartawan bersama-sama membangun Kuansing ini," ujar Andi.

Andi pun meminta agar kegiatan silaturahmi bersama wartawan rutin dilaksanakan. Jangan hanya ketika dirinya baru dilantik, kemudian dilaksanakan lagi pada saat hendak Pilkada.

"Banyak persoalan untuk kemajuan daerah ini perlu kita bicarakan secara bersama. Kami tidak anti kritik. Kami sangat mengharapkan kritik yang sifatnya membangun, bukan menjatuhkan. Dengan adanya kritik, itu akan mengisi kekurangan pada kami," papar Andi.

Di samping itu, Andi Putra meminta para wartawan untuk meningkatkan profesionalisme dengan cara ikut uji kompetensi. Sebab, wartawan adalah profesi yang mulia dan tentunya para pelaku pers harus teruji. "UKW itu sangat penting, sama seperti orang yang berkendara, harus punya SIM," katanya.

Senada dengan itu, Suhardiman juga meminta insan pers di Kuansing berpartisipasi dalam pembangunan Kuansing. Keberadaan pers dinilai sangat penting, sehingga pembangunan bisa berjalan sebagaimana mestinya.

"Pers ini berperan dalam pengawasan. Karena itu, keberadaannya sangat penting dan kami mengharapkan kita bisa bersama-sama membangun daerah menuju Kuansing bermarwah," ujar Suhardiman.

Suhardiman juga sependapat dengan Andi Putra, bahwa kemajuan suatu daerah harus mendapat dukungan dari semua elemen, terutama insan pers. Sebab, informasi positif yang disampaikan ke masyarakat, tentu akan berdampak positif untuk kemajuan suatu daerah.

"Kalau situasi kondusif, tentu investor nyaman dan mau menanamkan modal di Kuansing. Karena itu, sampaikanlah berita positif tentang Kuansing ini," kata Suhardiman.

Dikatakan Suhardiman, Pemkab Kuansing sudah menganggarkan program kerja sama media massa. Ia pun menilai, anggaran untuk kerja sama terlalu kecil dan tidak sebanding dengan banyaknya media di Kuansing.

"Ke depan, ini akan menjadi bahan pertimbangan kami. Tentunya, kerja sama akan dilakukan secara profesional dan porposional," ujar Suhardiman.

Sebelumnya, Kepala Diskominfoss Kuansing, Samsir Alam menyatakan ada 68 media massa yang bekerja sama dengan Pemkab Kuansing untuk tahun 2021 ini, terdiri atas 55 media online, 11 media cetak dan 2 media elektronik. Tahun ini, ada anggaran sekitar Rp500 juta lebih untuk kerja sama media massa.

"Dari 68 orang wartawan yang bekerja sama dengan Pemkab Kuansing, baru 13 orang yang punya sertifikat UKW. Karena kita sifatnya pembinaan, kita tetap mengakomodir semuanya," ujar Samsir.***