PEKANBARU - dr Miharza yang bekerja di Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Pekanbaru meninggal dunia akibat Covid-19, Selasa (8/6/2021) malam.

Dr Miharza merupakan dokter yang menjadi anggota tim penanganan Covid-19 di RSD Madani Pekanbaru. Ia meninggal usai menjalani perawatan medis di RSUD Arifin Achmad, Kota Pekanbaru.

Sementara itu, Jubir Satgas Covid-19 Riau, dr Indra Yovi, Rabu (9/6/2021) menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya dokter tersebut dan meminta para tenaga medis menjadikan pengorbanan itu sebagai penyemangat.

"Iya, almarhum memang sempat dirawat beberapa hari di RSUD Arifin Ahmad, kita turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya rekan sejawat kami ini," kata Jubir Satgas Covid-19 Riau, dr Indra Yovi, Rabu (9/6/2021).

Yovi mengungkapkan, dr Miharza merupakan dokter umum yang bertugas di RSD Madani milik Pemko Pekanbaru. Sehari-hari dr Miharza bertugas sebagai vaksinator.

"Almarhum ini dokter umum, sebagai vaksinator juga," ujarnya.

Dengan adanya tenaga kesehatan yang meninggal dunia ini, Yovi kembali mengingatkan kepada Nakes agar tetap mematuhi protokol kesehatan saat menjalankan tugasnya. Apalagi saat merawat pasien Covid-19.

Selain itu, Yovi juga mengingatkan agar seluruh nakes harus divaksin. Supaya jika terpapar Covid-19 tidak mengalami gejala yang berat.

"Kepada seluruh nakes sekali lagi saya sampaikan harus tetap semangat. Pandemi ini masih panjang dan belum tau kapan akan berakhir, jadi harus tetap semangat. Meskipun ada rekan sejawat yang meninggal, kita jadikan pengorbanan itu sebagai penyemangat kita, dan tetap selalu jaga kesehatan," ujar Yovi.

Dinkes Pekanbaru: Dinkes: Waspadai Potensi Penularan

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, dr Zaini Rizaldy menyebut bahwa almarhum merupakan satu dokter yang menjadi bagian tim penanganan Covid-19 di RSD Madani.

Ia pun mengajak seluruh tenaga kesehatan agar mewaspadai penularan Covid-19. "Seluruh nakes mesti waspadai penularan Covid-19," terangnya kepada Tribunpekanbaru.com sebagai dikutip GoRiau.com, Rabu (9/6/2021).

Menurutnya, para tenaga medis juga harus ekstra hati-hati saat melakukan penanganan medis terhadap pasien Covid-19 walau setiap harinya menggunakan peralatan pelindung diri lengkap.

Zaini berharap tidak ada lagi tenaga medis yang jadi korban Covid-19. Ia mengajak seluruh tenaga medis bisa meningkatkan kewaspadan.

"Walau semua petugas sudah divaksinasi, tapi potensi tertular Covid-19 masih ada. Apalagi kasus di daerah kita masih tinggi," jelasnya.

Imbauan ini dikeluarkan oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, dr Zaini Rizaldy setelah seorang dokter di RSD Madani Pekanbaru meninggal akibat Covid-19. ***