
BAGANSIAPIAPI - Meski hampir semua dokter spesialis mogok kerja, direktur RSUD dr Pratomo, dr Tribuana Tunggal Dewi mengungkapkan, untuk pasien kasus gawat darurat masih mereka layani. Namun jika membutuhkan dokter spesialis, dia menganjurkan untuk berobat saja ke Rumah sakit Mandau atau Dumai.
Dia menyebutkan, alasan para dokter spesialis mogok kerja karena insentif mereka selama 4 bulan belum dibayarkan pemerintah.
"Untuk sementara, mereka tidak mau masuk. Untuk poli umum kita tetap buka. Ada operasi tetap kita layani. Mereka sebagian ada yang masuk cuma mereka tidak mau melayani pasien," kata Tribuana, Kamis (12/10/2017).
Ketika ditanya pasien yang datang hari ini, Tribuana tidak bisa menjawab dengan pasti. Mengingat, ada dokter spesialis yang datang kemudian pulang. Namun untuk kasus pasien gawat darurat, pihak RSUD akan tetap melayaninya. Dia berharap kepada seluruh dokter spesialis untuk sabar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Dalam kondisi sulit sekarang ini, kita harus mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Sebaliknya, pemerintah juga harus konsisten sesuai dengan usulan yang saya sampaikan,'' tuturnya.
Terpisah, ketua Ikatan Dokter Indonesia, dr Suratmin mengungkapkan, dirinya berkeinginan untuk melakukan dialog dan sama sama mencari solusi. Sementara dialog dilakukan, dia menghimbau agar dokter tidak mengabaikan pasien yang berobat di RSUD terutama untuk pasien kasus gawat darurat di UGD dan penanganan pasien ibu hamil atau kandungan. ***