SIAK SRI INDRAPURA, GORIAU.COM - Tak semua mualaf mampu menunaikan ibadah sesuai syariat Islam. Seperti yang terjadi di Siak Riau. Banyak mualaf hanya masuk Islam tapi setelah itu hanya menyandang status beragama Islam. Namun dengan pembekalan yang diberikan, akhirnya mereka bisa seperti umat Islam lainnya.

Tapi di Desa Pangkalan Pisang, Koto Gasib, Siak, mereka yang sudah memeluk agama Islam kini dapat pembekalan tentang beribadah. Pembekalan dilakukan oleh perkumpulan mualaf.

Seperti yang dilakukan di gedung Taman Kanak-kanak yang terletak di km 11 Desa pangkalan Pisang, Koto Gasib, Minggu (8/9/2013).

Ketua Pembina Mualaf Kecamatan Koto Gasib Ernawati Br Tarigan ketika dijumpai di tempat acara menjelaskan bahwa dilakukannya acara kegiatan rutin itu untuk memperdalam lagi serta menyempurnakan tata cara ibadah sesuai dengan ajaran di agama Islam.

''Saya merasa terpanggil untuk membina para kawan-kawan yang mualaf yang berada di kecamatan Koto Gasib ini, karena selama ini bila dilihat masih belum ada perhatian yang serius dari pihak terkait dalam membantu memberikan pelajaran serta sarana dalam mengerjakan ibadah sesuai dengan syariat Islam,'' jelas Ernawati yang juga baru 2 tahun memeluk agama Islam.

Dikatakan, selama ini masih ada para mualaf yang tidak bisa beribadah dengan pembekalan ini maka para mualaf sudah bisa mendiri ibadah baik di luar maupun di rumah masing-masing.

''Mudah-mudahan kegiatan rutin yang hampir 4 bulan ini berjalan dapat memberikan ilmu untuk diterapkan, dan pembimbing juga dibantu masyarakat yang mengerti tentang petunjuk dalam ibadah Islam,'' ujar Ernawati.

Di sela acara kegiatan itu salah satu anggota Boru Barus (36) menyebutkan bahwa kegiatan yang sudah secara rutin digelar sangat berarti. ''Saya sudah hampir 10 tahun menjadi mualaf dan memang untuk pelajaran tentang beribadah belum banyak yang saya dalami, dengan adanya kegiatan ini saya sangat bersyukur karena semakin tahu cara beribadah yang benar,'' sebut Boru Barus.

Hal lain juga diungkapkan Boru Purba (40) perempuan yang sudah mempunyai 3 orang anak ini menceritakan bagaimana ia dulu bisa masuk memeluk agama islam. Dia masuk Islam karena pernikahannya dengan seorang serta memang datang dari hati nurani untuk memutuskan pindah agama dari agama yang sebelumnya. (sks)