
PEKANBARU, GORIAU.COM - Sepakbola di Provinsi Riau tidak akan maju jika masih tetap terjadi 'kebobrokan' dalam pelaksanaannya. Seperti yang baru saja terjadi pada Piala Menpora Cup U-14 Zona Riau.
Dimana PS Kampar yang seharusnya sudah mendapat jatah ke partai semifinal, tiba-tiba berubah dan diganti dengan PS Unri. Kesalahan tentu saja terletak pada panitia pertandingan.
'Bobroknya' sistem pelaksanaanya pertandingan yang dijalankan panitia membuat ketidakpuasan bagi salah satu yang mereka rasakan seperti telah dizalimi. Ketua Panpel, Syafrizal Buya membantah jika adanya upaya untuk meloloskan PS Unri ke semifinal.
"Ini kesalahan panitia, tetapi tidak ada upaya untuk meloloskan PS Unri dan menggagalkan PS Kampar," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum PS Kampar, Yulnedi Tanjung, mengatakan bahwa sepakbola pada kompetisi Piala Menpora Cup U-14 ini sudah tidak sehat lagi. "Saya cuma minta mereka mengaku salah, dan mereka telah mengakuinya," kata Yulnedi.
Artinya, pihak panpel telah mengakui 'kebobrokan' yang mereka lakukan itu. "Bagaimana sepakbola kita mau maju, level junior saja sudah tidak sehat," katanya.***