PEKANBARU, GORIAU.COM - Nasib maskapai penerbangan, Riau Air yang saham terbesarnya dimiliki Pemprov Riau, akan ditentukan oleh Pansus DPRD Riau yang segera akan dibentuk. BUMD yang terus mengalami kerugian ini dinilai tak menguntungkan untuk daerah.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau, Riki Hariansyah kepada GoRiau.com, Senin (24/2/2014) mengatakan, Banggar sudah merekomendasikan agar dibentuk Pansus Evaluasi BUMD Riau.

''Kita lihat ada dua BUMD yang mengkhawatirkan, yaitu Riau Air dan Riau Petrolium. Selain itu ada juga BUMD yang tumpang tindih dalam core bisnisnya. Ini perlu dievaluasi,'' ujar Riki.

Menurutnya, Riau Air memang sudah saatnya diselesaikan, apakah akan ditutup atau diapakan. Jika dilanjutkan tentu harus dievaluasi, begitu pula jika ditutup.

''Selain itu juga ada tumpang tindih bisnis seperti yang terjadi di RIC dan SPR. Semua ini akan dibahas pansus, dan hasilnya akan diserahkan ke pemerintah daerah,'' ujarnya. (nti)