BENGKALIS, GORIAU.COM - Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui dinas terkait diminta untuk merehab Taman Andam Bengkalis karena pada beberapa titik selalu becek saat musim hujan. Padahal lokasinya sangat dekat dengan lokasi Bazar MTQ XXXI Riau sehingga dikhawatirkan akan mengurangi kenyamanan para pengunjung.

''Kalau saat MTQ nanti kondisinya masih seperti ini, saya bisa memastikan Taman Andam Dewi lebih parah dari sekarang, karena akan banyak pengunjung yang lalu lalang. Sudah jelas mereka akan merasa tidak nyaman,,''ujar Fathur, salah seorang warga Bengkalis saat ditemui di Taman Andam Dewi, Jumat (16/11/2012).

Pria yang sehari-hari berprofesi sebagai konsultan ini mengatakan, air yang ada di Taman Andam Dewi sepertinya tergenang karena tidak memililki drainase. Perlu ada sistem drainase yang bagus di taman tersebut agar air bisa mengalir dengan lancar. Kalau sekedar ditimbun hanya untuk menutupi tempat yang becek, menurut pria berkacamata ini, sifatnya sementara dan dipastikan akan becek kembali.

''Kecuali kalau ditimbun sama tinggi dengan taman pasir yang ada di sebelahnya. Saya yakin tak becek lagi, tapi tentu butuh biaya yang mahal.'' ujarnya.

Hal senada diungkapkan Thamrin, warga Bengkalis lainnya. Menurut dia, kondisi becek saat ini sedikit banyak membuat pengunjung yang datang merasa kurang nyaman. Termasuk dirinya, karena airnya kotor dan terkesan kumuh. ''Masa taman di tengah kota kondisinya seperti ini, selain membuat pengunjung merasa kurang nyaman, ada kesan Pemda nya juga kurang perhatian,'' katanya.

Padahal sambung Thamrin, lokasi Taman Andam Dewi sehari-harinya dimanfaatkan warga untuk duduk-duduk sambil menikmati makanan/minuman, letaknya hanya bersebelahan dengan taman pasir yang akan dijadikan bazar MTQ Provinsi Riau. Sudah pasti, para pengunjung bazar nantinya akan melepas lelah di Taman Andam Dewi.

''Bayangkan kalau sekarang saja dengan pengunjung yang tidak begitu banyak sudah seperti ini. Apalagi kalau pengunjungnya membludak, tentu bisa lebih buruk lagi,,'' ujar Thamrin.

Sementara itu, di tempat terpisah Kepala Dinas Pasar Kebersihan dan Pertamanan (DPKP) Kabupaten Bengkalis, H Indra Gunawan saat dikonfirmasi mengaku sudah mengetahui keluhan warga tersebut. Bahkan DPKP sudah meninjau ke lapangan untuk dibuat perencanaan perbaikan.

''Rencana perbaikannya sudah ada, tapi perbaikan secara permanen itu untuk tahun 2013 mendatang. Mengingat kegiatannya cukup banyak dan butuh biaya besar,'' ujarnya.

Kalau untuk menghadapi MTQ bulan Desember mendatang, menurut Indra Gunawan, satu-satunya jalan adalah dengan melakukan penimbunan sementara. ''Kita timbun dengan pasir saja dulu. Sementara untuk perbaikan drainase sepertinya tidak memungkinkan,'' ujar Indra. (jfk)