
TELUKKUANTAN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kuantan Singingi (Kuansing), Riau memanggil TPAD Kuansing, Rabu (28/12/2016). Pemanggilan tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi keuangan daerah.
"Sebab, saat ini banyak keluh kesah dari PNS, terutama guru dan para honorer. Karena, sampai detik ini masih ada yang belum menerima hak-haknya," ujar Ketua DPRD Kuansing, Andi Putra, SH, MH saat memimpin rapat dengar pendapat bersama TPAD."Kepala Satker banyak yang mengeluhkan masalah kegiatan yang sampai saat ini belum dibayar," tambah Andi.
Andi mempertanyakan kemana anggaran APBD-P 2016 senilai Rp1,5 triliun lebih tersebut. Sebab, pemda kesulitan dalam membayar gaji honorer dua bulan terakhir.
Menanggapi hal ini, Ketua TPAD yang juga Sekda Kuansing, Drs. H.Muharman menyatakan bahwa APBD tahun 2016 senilai Rp1,48 triliun. Namun, hanya terealisasi sekitar Rp1,2 triliun.
"Sampai hari ini, kita tekor Rp267 miliar lebih. Karena itu, kita mencoba merasionalisasi kegiatan yang ada. Tapi, beberapa SKPD tak menghiraukannya. Dan karena kegiatan telah berlangsung, kita tak bisa merasionalisasi," terang Muharman didampingi Asisten II Dr. Indra Suandy, asisten III Frederik dan Kepala Bappeda Kuansing, Hendra, AP. MSi serta anggota TPAD lainnya.
Lebih lanjut Muharman menyatakan bahwa GU (ganti uang) untuk seluruh dinas pada triwulan 4 tak bisa dicairkan. Diakuinya, memang ada beberapa SKPD yang telah dicairkan.
"Itu bukan dibayar, tapi terlanjur bayar. Karena terlanjur, tentu kita tak bisa menariknya lagi," ujar Muharman di depan tim Banggar DPRD Kuansing.
"Mengapa tak cair, karena tak ada duit di Kasda, apa yang akan kita bagikan," lanjut dia.
Untuk saat ini, kata Muharman, uang di Kasda hanya tersedia sekitar Rp4 miliar. Uang tersebut digunakan untuk gaji kepala desa dan ADD.
"Karena tak ada uang, makanya kami memilah-milah mana yang harus didahulukan. Kita bukan tak mau bayar, kalau ada uangnya pasti kita bayar. Cuma kondisinya seperti ini," papar Muharman.
Karena ini menyangkut PNS Kuansing, Muharman menyatakan akan berusaha meminta pengertian setiap PNS yang belum dibayarkan SPP-GU-nya.
"Kita masih beruntung, kalau di lihat di daerah lain, Inhu misalnya, itu enam bulan tak dibayar," pungkas Muharman. *** #KUANSING