RENGAT- Sejak Kabupaten Indragiri Hulu, Riau berdiri, warga Dusun Payarumbai I, Desa Talang Jerinjing, Kecamatan Rengat Barat mengaku belum pernah merasakan indahnya diterangi aliran listrik dari PLN (Perusahaan Listrik Negara).

Padahal, penerangan listrik itu merupakan salah satu kebutuhan utama masyarakat dalam menunjang percepatan ekonomi mereka.

"Sejak daerah ini berdiri, kami belum pernah merasakan yang namanya listrik PLN. Saat malam tiba, kami harus menggunakan lampu teplok atau lampu minyak sebagai sarana penerangan," ujar warga daerah itu, Pariadi (38), kepada GoRiau.com, Senin (29/2/2016) malam di Pematang Reba.

Disebut Pariadi, sedikitnya ada 300 KK yang tinggal di Dusun Payarumbai I, Desa Talang Jerinjing itu yang sangat mendambahkan listrik PLN.

Dirinya berharap kepada pemerintah Kabupaten Inhu melalui instansi terkait dalam hal ini Dinas Pertambangan dan Energi dapat merealisasikan penerangan listrik bagi masyarakat daerah itu.

"Sejak kabupaten ini berdiri, kami belum sama sekali tersentuh dengan penerangan listrik dari PLN. Kami merindukan hal itu. Diharapkan Pemerintah Inhu tanggap dengan penderitaan kami disini," tutur Pariadi.

Sebenarnya tambah Pariadi, saat ini tiang dan jaringan PLN yang dibiayai melalui dana program listrik desa dari Pemkab Inhu sudah terpasang sejak dua tahun terakhir, namun belum dialiri aliran listrik.

"Tiang dan kabel jaringan sudah masuk sejak tahun 2015 lalu, namun pemasangan kerumah-rumah warga tak kunjung terealisasi. Pak bupati, kami mohon bantulah kami untuk mendapatkan sarana listrik ini," pungkas Pariadi.(Jef)