
PANGKALAN KERINCI – Bupati Pelalawan, H Zukri akan menjadi nara sumber pada Konferensi Perubahan Iklim (COP) di Mesir pada 14 hingga 18 November 2022, mendatang.
Di forum tingkat dunia itu, bupati akan mengkampanyekan Semenanjung Kampar dan Suaka Margasatwa (SM) Kerumutan sebagai hutan alam yang masih terjaga.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan, Eko Novita kepada GoRiau.com, Kamis (3/11/2022) mengatakan, bupati akan menjadi nara sumber pada acara tersebut untuk mengkampanyekan Semenanjung Kampar dan SM Kerumutan.
Keduanya ini, Semenanjung Kampar dan SM Kerumutan adalah hutan yang masih terjaga keasliannya dan bisa menyumbangkan oksigen bagi dunia.
"Istilah pak bupati itu, sebagai sedekah oksigen dari Kabupaten Pelalawan untuk dunia yang tetap akan kami jaga dan dilestarikan hutan itu sehingga bisa menjadi sedekah oksigen bagi dunia," tutur Eko.
Menurutnya, hal itu yang nantinya akan disampaikan oleh Bupatu Zukri pada forum tersebut agar diketahui oleh dunia, bahwa di Kabupaten Pelalawan ada sumber oksigen yang besar yang bisa disumbangkan bagi dunia.
"Sehingga, nanti negera-negara maju penghasil emisi dapat memperhatikan Kabupeten Pelalawan sehingga ini dapat dijaga sebagai sumber oksigen yang besar. Mungkin selama ini belum banyak orang mengetahuinya," ujarnya.
Pada kesempatan itu, jelas Eko, Bupati Pelalawan akan mengkampanyekan kawasan Semenanjung Kampar dan SM Kerumutan bisa menjadi penghasil oksigen terbesar.
"Ini juga salah satu kawasan yang bisa mendujung ekowisata di Pelalawan. Dengan terjagaanya alam ini, bisa dijual sebagai jasa lingkungan untuk ekowisata," katanya.
"Kita berharap negara maju memperhatikan ini sebagai timbal balik bagi kita yang bisa menjaga ini," imbuh Eko.***