TEMBILAHAN, GORIAU.COM - Jika hujan becek, jika panas penuh debu dan jika air pasang banjir, itulah kondisi jalan yang setiap hari harus dilewati warga di 3 kecamatan, yaitu Kecamatan Batang Tuaka, Gaung Anak Serka dan Gaung sebelum bisa sampai ke Tembilahan.

Jalan lintas kabupaten yang menembus 3 kecamatan tersebut, memang sudah rusak parah, sehingga warga dari kecamatan-kecamatan tersebut jika ingin menuju Tembilahan harus berhati-hati melewati jalan sepanjang jalan tersebut.

Seperti yang dijelaskan salah satu tenaga pengajar di Kecamatan Batang Tuaka, Azmi Ibu Sofyan kepada GoRiau.com, Senin (10/11/2014), dirinya yang hampir setiap hari melewati jalan itu merasa Pemerintah Kabupaten sama sekali tidak memperdulikan nasib warga di 3 kecamatan tersebut, pasalnya, meski sebagian besar jalan di Ibukota tengah diperbaiki, namun tidak ada tanda-tanda jalan tersebut akan segera diperbaiki.

''Jika hujan becek jalannya, panas debunya minta ampu, kalau air pasang, ilang jalannya, ya mau gimana. Sudah habis rasanya kesabaran menunggu jalan itu diperbaiki,'' ujar Azmi dengan nada kesal.

Senada dengan Azmi, salah seorang loper Koran, Ujang yang setiap hari harus melewati jalan tersebut menuju Kecamatan Gaung Anak Serka menambahkan bahwa Pemerintah seharusnya juga memperhatikan apa yang dibutuhkan warga di kecamatan, bukan hanya memprioritaskan wilayah perkotaan saja.

''Itu jalan M Boya jelas-jelas masih mulus malah di aspal lagi, sedangkan jalan ke Teluk Pinang, sudah nyata-nyata hancur malah dibiarin. Bingung saya, tambah lagi motor saya rusak terus gara-gara jalannya jelek,'' tambah Azmi

''Jalan itu rusak sudah tak heran lagi, mungkin nunggu 3 kecamatan ini buat kabupaten sendiri baru bagus jalannya,'' ujar warga lainnya, Baihaki menambahkan.(ayu)