SELATPANJANG - Pupus harapan salah satu korban yang ikut tercebur ke laut saat Pelabuhan Camat Selatpanjang, Kepulauan Meranti, Riau, ambruk. Sepeda motor milik korban yang juga tercebur tak berhasil ditemukan.

Hal itu diungkapkan Candra, salah seorang teman korban, yang juga ikut tercebur ke laut.

"Tak dapat honda beat tu. Perncarian sudah dihentikan," kata Candra kepada GoRiau, Sabtu (27/2/2016).

Sementara itu, di tempat terpisah, Ketua Asosiasi Galangan Kapal dan Angkat Limbah Kabupaten Kepulauan Meranti, Kasam Usman, juga mengatakan hal yang sama. Kata Wak Kasam, besar kemungkinan sepeda motor itu tertimbun reruntuhan batu Pelabuhan Camat.

"Mungkin tertimbun reruntuhan," kata Wak Kasam pula.

Wak Kasam juga menyampaikan bahwa Ia meminta kepada anggotanya jangan sampai membahayakan keselamatan saat menyelam. Seperti masuk ke dalam ruang-ruang di antara batu reruntuhan. "Terlalu beresiko masuk di antara reruntuhan. Saya sudah sampaikan ke anggota, takut mereka tidak bisa keluar," ujar Wak Kasam pula.

Setelah beberapa hari melakukan pencarian, sejak ambruknya pelabuhan camat pada, Selasa(16/2/2016) lalu, tim penyelam memutuskan untuk berhenti mencari sepeda motor beat itu. "Kita cari siang sampai malam, tak kunjung ditemukan. Akhirnya pencarian kita hentikan," beber Wak Kasam.

Dari kejadian ini, ada 8 warga yang tercebur bersama 5 unit sepeda motor. ***