PEKANBARU, GORIAU.COM - Perusahaan minyak dan gas bumi (migas) milik Pemerintah Provinsi Riau, PT Sarana Pembangunan Riau (SPR) berencana menggelontorkan belanja modal sebesar USD 14,5 juta, sekitar Rp130 miliar, Dana itu dialokasikan untuk pengeboran tiga sumur pengembangan di Lapangan Langgak, Ruhul Kampar, Provinsi Riau.

General Manager SPR, Jaban Nur, menuturkan, SPR akan bekerjasama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk kegiatan geophysics geology reservoir drilling dan maintenance pressure.

Tujuan dua kegiatan itu adalah menentukan sebaran lokasi pengeboran di wilayah kerjanya dan mengoptimalkan upaya distribusi minyak ke jaringan pipa. "Minyak di Langgak itu kental karena kandungan airnya sedikit. Mungkin akhir Maret atau April ini, studi dengan ITB itu selesai," ungkapnya akhir pekan lalu.

Menurut dia, hingga pertengahan Maret kemarin, produksi SPR mencapai 623 barel per hari (bph). Sedang target produksi yang telah ditetapkan pemerintah untuk SPR di tahun ini adalah 930 bph. (ktn)