TEMBILAHAN, GORIAU.COM - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Republik Indonesia menjadi perayaan terakhir bagi Asri alias Asek. Dirinya menjadi korban penikaman saat hiburan malam orgen tunggal yang ditaja warga Simpang Kateman, Kecamatan Pelangiran Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Minggu (17/8/2014).

Asek ditikam Sadri, pengunjung yang hadir dalam acara hiburan tersebut. Asek mendapat 2 kali tikaman benda tajam di bagian punggung. Meski sempat mendapat perawatan intensif, namun nyawa korban tidak bisa diselamatkan.

Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo Sik melalui Paur Humas Polres Inhil, IPDA Warno, Senin (18/8/2014), menegaskan, saat ini tersangka dan barang bukti sudah diamankan. "Sudah diamankan dan akan diproses," kata Warno.

Kejadian bermula ketika korban menjadi penjaga keamanan pada acara orgen tunggal yang digelar di Jalan Simpang Tiga, RT 02 RW 01, Desa Simpang Kateman Kecamatan Pelangiran.

Tersangka yang ikut memeriahkan acara naik ke atas panggung dan bergoyang. Takut terjadi kekacauan, korban meminta tersangka untuk bergoyang di bawah panggung. Namun ternyata permintaan korban membuat tersangka marah.

Sempat beradu mulut, amarah tersangka semakin memuncak. Siapa sangka tersangka memang sudah menyiapkan benda tajam yang disalipkan di balik pakaiannya. Tersangka menusuk korban sebanyak 2 kali di bagian punggung.

Korban langsung dilarikan Puskesmas Pelangiran guna mendapatkan perawatan, namun karena kondisi korban semakin memburuk, Senin (18/8/2014) sekitar pukul 01.00 WIB korban dibawa menuju Tembilahan untuk dirujuk ke RSUD Puri Husada Tembilahan.

Namun, saat Pukul 04.00 WIB saat perjalanan ke Pulau Cawan, Kecamatan Mandah, korban menghembuskan nafas terakhirnya.(ayu)