
PELALAWAN, GORIAU.COM - Menyambut Hari Buruh se-dunia (May Day), Rabu (1/5/2013), ribuan buruh yang tergabung dalam Serikat Buruh Sejahterah Indonesia (SBSI) 1992 Kabupaten Pelalawan beraksi. Mereka menggelar aksi unjuk rasa menuntut kesejahteraan yang selama ini dirasakan masih terabaikan.
Aksi unjuk rasa ribuan buruh itu dipusatkan di depan Kantor Pemkab Pelalawan dan gedung DPRD setempat. Selain menuntut kesejahteraan, pengunjuk rasa juga mendesak agar pemerintah daerah bisa melindungi serta memperjuangkan hak-hak buruh yang selama ini terabaikan oleh sejumlah perusahaan yang ada di sana.
Pewarta GoRiau.com memantau, aksi ribuan buruh itu berlangsung tertib tanpa aktivitas anarki dengan pengawalan ketat aparat kepolisian setempat.
Ribuan massa yang saat itu menuju kantor Bupati Pelalawan langsung disambut oleh Wakil Bupati, Drs H Marwan Ibrahim dan Kapolres Pelalawan AKBP Guntur Aryo Tejo di lapangan upacara kantor Bupati.
Pantauan media ini, Perwakilan SBSI 1992 terlihat saling bergantian menyampaikan orasinya. Saat itu, mereka meminta agar pemerintah daerah bisa lebih pro kepada kaum pekerja dalam hal ini buruh tapi bukan membela perusahaan yang dinilai sering mengabaikan hak-hak kaum buruh sehingga buruh selalu tertindas.
Orator demonstran mengatakan di Pemkab Pelalawan masih banyak perusahaan yang belum memberikan hak-hak buruh sepenuhnya.(fzr)