PEKANBARU, GORIAU.COM - Hasil mengecewakan diraih cabang silat Riau di Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil) 2012 di Medan. Selain gagal mencapai target peraih medali, pendekar Riau juga tidak mampu meloloskan semua kelas pada Popnas XII 2013 Jakarta.

Sebelum bertolak ke Medan, Riau berambisi mempertahankan gelar juara umum yang diraih di Batam tahun lalu dengan delapan emas. Tapi, faktanya tim polesan Asep Solihin ini hanya mengoleksi sekeping emas dan beberapa medali perak dan perunggu. Kegagalan tersebut juga terjadi di jumlah nomor yang di loloskan ke Popnas XVII dimana Riau hanya meloloskan enam kelas ke ajang antar pelajar se Indonesia ini.Enam tiket tersebut disabet Fauzan Aulia kelas B putra, Yuda Mahendri kelas D putra, Siska di kelas H putri, Putri kelas C, Reki nomor TGR, Iklima dan Rita nomor  Ganda putri. ''Jika dibandingkan pada Popnas sebelumnya memang terjadi penurunan. Namun tetap perjuangan seluruh pesilat Riau patut diberikan apresiasi,'' ulas Pelatih Silat Riau di Popwil Sumbagut, Acep Solihin, Jumat (23/11/2012).Diberitakan sebelumnya, Riau menurunkan 11 atlet ke Popwil ini. Sejak awal, jajaran pelatih sudah mematok target meloloskan seluruh atletnya ke Popnas 2013 nanti. Hanya saja dari 11 atlet tersebut, 7 atlet sudah dipastikan gagal ke Popnas. Dari 7 atlet tersebut, 4 pesilat tumbang di babak penyisihan, yakni Rido di kelas E putra, Wulan di kelas E putri, Diana di kelas D putri dan Zulfikar di kelas G putra.Tuan rumah, Sumatera Utara memastikan diri mengunci puncak klasemen setelah membukukan tujuh medali emas. Sementara runner up direbut Sumatera Barat dengan torehan lima medali emas, menyusul Kepulauan Riau di peringkat ketiga dengan raihan empat emas. Riau sendiri hanya mampu finish di peringkat keempat dengan torehan satu medali emas lima perak dan delapan perunggu. (nti/rsc)