PEKANBARU - Anggota DPRD Riau Dapil Rokan Hilir, Husaimi Hamidi dibawa oleh tokoh masyarakat Kepenghuluan Teluk Mega, Kecamatan Tanah Putih, Rokan Hilir ke tempat wisata pancing kebanggaan masyarakat.

Kepada GoRiau.com, Politisi PPP ini bercerita tentang potensi wisata pancing yang ada di Teluk Mega, dimana masyarakat setempat menyewakan sekitar 50 sampan perahu kepada wisatawan.

Husaimi bahkan diberi kesempatan untuk mencoba memancing ikan di sungai yang masih banyak terdapat ikan patin ini.

Sayangnya wisata pancing yang sudah dikelola secara swadaya oleh masyarakat selama dua tahun ini, kata Husaimi, belum mendapatkan sentuhan dari pemerintah, sehingga masih banyak sarana yang belum bisa dibangun oleh masyarakat.

Padahal, jika dikelola dengan baik, lanjut Ketua Komisi III DPRD Riau ini, wisata pancing tersebut bisa menambah pundi-pundi Pendapat Asli Daerah (PAD).

"Luar biasa disini. Tempat mancing ini sudah berprospek, ini hanya butuh sentuhan dari pemerintah saja, kita harap 2021 pembangunan untuk wisata ini sudah harus terlaksana," katanya, Selasa, (7/7/2020).

Adapun pembangunan yang dimaksud adalah turap sungai sepanjang 1 kilometer di samping kiri dan kanan lokasi pancing. Kemudian sarana dan prasarana lain ditambah dengan penghijauan untuk menambah pesona panorama wisata pancing ini.

Sementara itu, Pjs Datuk Penghulu Teluk Mega, Epi Rahman, mengatakan, wisata pancing ini sudah dikelola selama dua tahun oleh masyarakat setempat, bahkan sudah pernah diadakan event besar lomba mancing.

"Oktober 2019, disini kita sudah menggelar lomba. Pesertanya mencapai 280 orang. Bahkan ada peserta dari Duri, Dumai, Pekanbaru, Bangkinang bahkan Rantau Prapat. Jadi kami sangat berharap agar ada pembangunan yang dilakukan pemerintah disini," tuturnya.

Adapun selama ini, sarana yang tersedia hanya lapak-lapak milik masyarakat sekitar dan penyewaan sampan. Untuk sewa sampan sendiri, masyarakat mematok harga Rp 200 ribu satu hari satu malam.

"Tempat wisata ini sangat menjanjikan. Tinggal kita mendorong sarana dan prasarana saja. Jadi kami mohon bantuan dari pemerintah. Pinggiran sungai tolong dibangunkan turap, lalu beri penghijauan supaya pengunjung bisa menikmati keindahan alam," jelasnya. ***