
SELATPANJANG - Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Dedi Putra SHi menggelar reses di Kantor Lurah Selatpanjang Timur Jalan Dorak, Rabu (23/11/2016). Dalam reses itu, warga mengeluhkan terkait seringnya terjadi banjir ketika masuk musim panghujan.
Saat reses ini, usai beberapa sambutan, diadakan dialog antara masyarakat setempat dengan wakil rakyat, pihak kelurahan, dan Disdukcapil.
Keluhan itu disampaikan beberapa warga. Dimana, pada musim penghujan, di beberapa titik Kota Selatpanjang sering tergenang air. Untuk itu, warga berharap kedepannya ada solusi dari pemerintah setempat untuk menyelesaikan masalah banjir ini. Aspirasi itu pun dititipkan warga kepada pihak legislatif.
Menurut salah seorang warga yang juga bekerja di Dinas Kebersihan, penyebab seringnya terjadi banjir adanya pipa dan kabel-kabel bekas PDAM di beberapa simpang. Saat turun hujan, sampah-sampah yang hanyut dalam parit akan tertahan di pipa itu, sehingga menyebabkan air menggenangi halaman warga sekitar.
"Selain itu gorong-gorong juga ada yang tidak berfungsi dengan baik," katanya.
Mendapat keluhan tentang banjir ini, Dedi Putra mengatakan akan berkoordinasi dengan Dinas PU nantinya. Terlebih, kata Politisi PPP itu lagi, sekitar tahun 2014 telah dianggarkan untuk pembuatan DED tentang tata kelola tali air. "Perencanaan tata kelola air itu sudah dimulai sekitar tahun 2014. Tapi memang sampai saat ini belum terlihat, ini yang akan kita pertanyakan nantinya," ujar Dedi.
"Kalau perencanaan itu sudah ada, kita usahakan mendapat dana melalui bankeu provinsi. Ini membutuhan waktu dan biaya yang besar, tapi itu tetap diusahakan," kata Dedi Putra.
Saat reses itu, ada juga warga yang menyampaikan keluhan tentang jalan yang sudah mulai rusak karena memang dibangun zaman Bengkalis. Mereka berharap jalan-jalan yang sudah mulai rusak ini segera diperbaiki.
Kemudian, ada juga yang menyarankan rapat atau reses harus ada kejelasan awal dan akhirnya. Dimana, RT dan RW setempat meminta, andai ada aspirasi itu ditampung dan terealisasi dalam bentuk pembangunan, harus jelas dan dikomunikasikan. "Kami harap rapat reses ini ada awal dan akhir. Ini aspirasi untuk masyarakat bukan kepentingan pribadi, kalau direalisasi tolong sampaikan ke kami, agar kami tahu," kata Anuar.
Saat reses itu, Dedi Putra tak sendiri. Hadir juga Muzakir anggota Komisi B dan Ketua Komisi A E Miratna SH.
Selain itu, terlihat juga Lurah Selatpanjang Timur Afifuddin, Kepala Disdukcapil Jonizar, ibu-ibu PKK, serta ratusan masyarakat lainnya. ***#Semua Berita Kep Meranti, Klik di Sini