JAKARTA – Pemain baru Manchester City, Rayan Cherki, menyatakan tekadnya untuk membalas kekalahan mantan klubnya, Lyon, dari Manchester United di Liga Europa musim lalu. Cherki menyebut laga melawan MU sebagai momen yang dinantikan.

"Saya tidak suka saat Manchester United menang lawan Lyon, karena saya anak Lyon. Sekarang saya menunggu pertandingan itu untuk menghabisi mereka. Saya di sini untuk memenangi semua pertandingan," ujar Cherki, dikutip dari BBC, Senin (16/6/2025).

Pada perempat final Liga Europa April lalu di Old Trafford, Lyon sempat unggul agregat 4-2 sebelum akhirnya kalah dramatis 5-4 di leg kedua, yang membuat agregat berubah menjadi 7-6 untuk kemenangan MU. Cherki mencetak gol di kedua leg dan sempat menjadi sorotan karena selebrasi kontroversialnya di hadapan suporter tuan rumah.

Kini, pemain berusia 21 tahun itu resmi berseragam Manchester City dengan nilai transfer sekitar 30,45 juta pound sterling atau setara Rp672,79 miliar. Jadwal pertandingan kontra Manchester United baru akan diumumkan Rabu (18/6), bersamaan dengan rilis resmi Liga Inggris musim 2025/2026.

Sempat dikaitkan dengan MU, Cherki akhirnya memilih menandatangani kontrak lima tahun bersama tim asuhan Josep Guardiola. Pemain yang dikenal memiliki teknik luar biasa ini menjalani debut profesional bersama Lyon saat berusia 16 tahun, dan mencatatkan 29 gol serta 45 assist dari 185 pertandingan.

Cherki dapat bermain di berbagai posisi lini serang, tetapi lebih nyaman bermain sebagai gelandang serang nomor 10. Di Manchester City, ia diproyeksikan sebagai penerus Kevin De Bruyne yang hengkang ke Napoli secara gratis musim panas ini.

Selain Cherki, Manchester City juga mendatangkan Tijjani Reijnders dari AC Milan sebagai bagian dari pembaruan lini tengah. Meski demikian, Cherki menegaskan ia datang bukan untuk menggantikan siapa pun.

"Saya bukan Kevin De Bruyne, dia itu legenda. Saya di sini untuk membantu tim dan menulis kisah saya sendiri. Saya berharap bisa menang sepanjang waktu bersama tim ini," ungkapnya.

Cherki juga mengutarakan ambisinya meraih trofi besar dan Ballon d'Or seperti yang diraih Rodri tahun lalu. Baginya, bergabung dengan City adalah langkah besar untuk mewujudkan impian tersebut. (ant)