PEKANBARU- Ratusan massa yang tergabung dalam Badan Eksekusif Mahasiswa (BEM) Lancang Kuning menggelar unjuk rasa di Kantor Walikota Pekanbaru, Senin (28/3/2016).

Pantauan GoRiau.com, sekitar pukul 10.00 WIB, ratusan mahasiswa Lancang Kuning berkumpul di bundaran tugu Zapin. Dengan kawalan ratusan polisi, mahasiswa berjaket kuning ini dengan tertib berjalan kaki menuju Kantor Walikota yang berjarak sekitar 500 meter dari tugu Zapin. Sementara, puluhan anggota Satpol PP dan polisi sudah berjaga-jaga di pintu masuk kantor walikota.

"Apa maksud Walikota merubah ikon Pekanbaru dari Kota Betuah jadi Kota Madani. Perjudian, dunia malam dan prostitusi masih merajalela di Pekanbaru, tak pantas kalau slogan kota ini diubah seenaknya saja oleh walikota. Apa maksud Pak Firdaus ini," teriak Presiden Mahasiswa Lancang Kuning M Andhika di atas mobil pick up dengan pengeras suara.

Hingga berita ini diposting, aksi unjuk rasa masih berlangsung. Mahasiswa mengancam akan mendobrak pagar yang dikawal ketat anggota Satpol PP, jika Walikota Pekanbaru tidak mau keluar untuk menjelaskan aspirasi masyarakat ini.(***)