
DUMAi, GORIAU.COM - Perampokan dengan menggunakan senjata api kembali terjadi di Dumai, Rabu (22/1/2014) seitar pukul 09.30 Wib. Kali ini korbannya Irwandi (40) warga Pekanbaru yang harus mengalami luka tembak pada tangan kirinya.
Kisah itu disampaikan saksi mata, ibu May, yang mengaku mendengarkan suara tembakan disekitar lingkungan rumahnya, dikelurahan Bumi Ayu.
''Saya kurang tahu kejadiannya bagaimana, yang saya tahu hanya dengar suara tembakan, setelah itu ada keramaian dipertigaan jalan, rupanya ada perampokan,'' ujarnya.
Sementara pantauan GoRiau.com dilokasi kejadian tampak korban mengalami luka cukup parah pada bagian lengan kiri akibat terkena tembakan pelaku perampokan.
Menurut keluarga korban Syaiful Bandaro, korban Irwandi bersama seorang supir dan seorang oknum TNI AD yang baru saja meninggalkan rumah dengan menumpangi mobil Box berlogo rokok Djarum Clavo, BM 918, berniat hendak menyetorkan uang Rp180 juta ke Bank, saat melintasi pertigaan jalan diserempet dua orang yang menunggangi sepeda motor jenis Yamana Vixion berboncengan.
''Pelaku sekitar dua orang berboncengan dengan menggandeng senjata api yang diarahkan kepada korban,'' ujar paman korban, Syaiful Bandaro saat ditemui di RSUD Dumai.
Korban diduga sudah diintai saat hendak ingin keluar dari kediaman korban. Pelaku melangsungkan aksi penodongan dijalan Gunung Selamat, kelurahan Bumi Ayu.
''Korban keponakan saya uang yang dirampok sekitar Rp 180 juta yang dibawa bersama seorang supir dan dikawal seorang oknum TNI,'' ujar Syaiful Bandaro.
Hingga berita ini dimuat belum ada keterangan resmi dari kepolisian, Kasat Reskrim Polres Dumai AKP Wisnu Wibowo, saat dimintai keterangan dilokasi kejadian mengarahkan awak media agar langsung mengkonfirmasi kepada Kapolres Dumai AKBP Yudi Kurniawan.
Saat ini korban dirawat intensif di RSUD Dumai akibat luka tembak yang dialaminya, sementara dua orang rekan korban dan seorang oknum TNI. (egy)