PEKANBARU, GORIAU.COM - Memasuki puasa pertama pada Ramadhana tahun ini, harga sejumlah kebutuhan pokok khususnya telur mulai beranjak mengalami kenaikan. Khusus telur ayam ras rata-rata menjadi Rp1.100 dan ada juga yang menjual seharga Rp1.150 per butir.

Begitu juga untuk jenis telur puyuh, jika sebelumnya per 20 butir dihargai Rp6.000, saat ini telah naik menjadi Rp7.500 untuk jumlah yang sama.Berbeda dengan "nasib" burung puyuh, sejumlah peternak justru mengeluhkan harga dagingnya yang mengalami penyusutan. "Biasanya untuk puyuh yang tidak lagi bertelur memang dijual. Tapi peminatnya terus menurun sehingga harganya juga ikut turun," kata Ali Nurman (34), warga Jalan Tunas Karya, Pekanbaru, Minggu (29/6/2014).Sementara untuk harga daging ayam potong di sejumlah pasar tradisional Kota Pekanbaru sejak beberapa hari terakhir terus mengalami kenaikan bahkan saat ini mencapai Rp26 ribu per kilogram."Sepakan lalu harganya masih sekitar Rp15 ribu sampai Rp16 ribu," kata Melia (30), ibu rumah tangga warga Kelurahan Kulim, Kecamatan Tenayan Raya.Harga daging ayam potong terus mengalami kenaikan, tiga hari lalu menjadi Rp22 ribu, kemudian naik lagi ke Rp24 ribu dan terakhir hari ini sudah berkisar Rp16 ribu per kilogram."Kalau sudah seperti ini kami selaku warga menjadi kesulitan, apalagi uang saya juga pas-pasan untuk makan saja," kata Yuliana (27), ibu rumah tangga lainnya.Sementara Anton (45), pedagang ayam potong di Jalan Lintas Timur, Tenayan Raya, mengaku kenaikan harga ayam akibat berbagai faktor.Pertama menurut dia karena tingginya permintaan sementara tidak diimbangi dengan pasokan yang relatif sama dengan hari-hari biasanya.Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru, El Syabrina mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan harga untuk berbagai bahan kebutuhan pokok termasuk ayam, telur dan lainnya jelang Ramadhan lalu.Menurut dia, kenaikan harga untuk sejumlah bahan kebutuhan mendasar sejauh ini masih wajar dan jika telah di atas ambang itu akan segera dilakukan operasi pasar."Salah satunya adalah dengan membuka pasar murah di tiap kecamatan dan kelurahan. Ini akan sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan saat Ramdhan," katanya. (fzr)