BANDA ACEH – PSPS Pekanbaru harus menutup putaran kedua Liga 2 2025/2026 dengan kekalahan. Bertandang ke Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh, Sabtu (31/1/2026) 20.30 WIB, tim berjuluk Askar Bertuah itu takluk 2-4 dari tuan rumah Persiraja Banda Aceh pada pertandingan ke-18.

Sejak awal laga, PSPS tampil agresif dengan menerapkan skema gegenpress di bawah arahan pelatih Aji Santoso. Tekanan tinggi itu sempat merepotkan lini belakang Persiraja. Pada menit ke-14, peluang emas tercipta lewat Rafly Selang yang memenangkan duel satu lawan satu di dalam kotak penalti sisi kiri. Sepakannya berhasil ditepis kiper Persiraja, Reza, dan bola muntah kembali mengancam melalui tendangan Vieri Donny. Namun, Reza kembali tampil sigap menggagalkan peluang tersebut.

Persiraja justru membuka keunggulan pada menit ke-19 lewat titik penalti. Striker asing Persiraja, Connor Flynn, terjatuh di kotak terlarang usai kontak dengan bek PSPS Douglas Cruz. Wasit menunjuk titik putih setelah melakukan peninjauan VAR.

Eksekusi pertama Flynn sebenarnya berhasil ditepis kiper PSPS, Muhammad Darmawan. Namun, penalti harus diulang karena Darmawan dinilai lebih dulu bergerak keluar garis gawang sebelum bola ditendang. Pada kesempatan kedua, Flynn sukses menebus kegagalannya dengan melepaskan tembakan keras ke sudut atas gawang. Persiraja unggul 1-0.

Unggul satu gol membuat permainan Persiraja lebih tenang dan terorganisasi. Sebaliknya, PSPS kerap kehilangan fokus saat membangun serangan. Meski demikian, sejumlah peluang tetap tercipta. Pada menit ke-33, Persiraja nyaris menambah gol melalui tendangan bebas Juan Mera, yang masih mampu ditepis Darmawan.

PSPS sempat menuntut penalti pada menit ke-37 setelah Vieri Donny terjatuh usai kontak dengan bek Persiraja, Sokoy. Namun, setelah peninjauan VAR, wasit memutuskan tidak ada pelanggaran.

Hingga turun minum, skor 1-0 untuk keunggulan Persiraja tidak berubah. Sepanjang babak pertama, PSPS hanya mencatatkan dua tembakan dengan penguasaan bola sekitar 40 persen. Absennya Asir Asiz sejak awal laga turut membuat lini serang PSPS kurang tajam.

Memasuki babak kedua, PSPS melakukan perubahan dengan memasukkan Asir Asiz. Dampaknya langsung terasa. Pada menit-menit awal, PSPS menciptakan peluang lewat sundulan Antonio Gamaroni, meski masih bisa diamankan kiper Reza.

Namun, Persiraja kembali menunjukkan efektivitasnya. Pada menit ke-65, Connor Flynn mencetak gol keduanya lewat sundulan, memanfaatkan kelengahan lini belakang PSPS. Skor berubah menjadi 2-0.

Tekanan Persiraja berlanjut. Pada menit ke-77, Omid Popalzay mencetak gol indah melalui tendangan bebas melengkung yang tak mampu dijangkau Darmawan. Persiraja menjauh dengan keunggulan 3-0.

PSPS sempat bangkit di sisa laga. Menit ke-79, Asir Asiz memperkecil ketertinggalan setelah menerima umpan Natanael Siringo-ringo. Gol tersebut menjadi gol ketiganya secara beruntun dalam tiga pertandingan terakhir. PSPS kembali menambah gol pada menit ke-89, lagi-lagi melalui Asir Asiz, memanfaatkan assist Natanael. Skor berubah menjadi 3-2 dan memberi harapan bagi tim tamu.

Namun, harapan itu pupus pada menit ke-92. Jackson Tiwu mencetak gol keempat Persiraja setelah memanfaatkan bola rebound yang membentur tiang gawang. Hingga peluit akhir dibunyikan, skor 4-2 untuk kemenangan Persiraja tetap bertahan.

Hasil ini membuat PSPS Pekanbaru finis di peringkat kedelapan klasemen akhir putaran kedua dengan koleksi 21 poin. Sementara itu, Persiraja Banda Aceh naik ke posisi kelima dengan 27 poin.

Posisi kedelapan tersebut berdampak pada jadwal PSPS di putaran ketiga Liga 2. PSPS hanya akan menjalani empat laga kandang dari total sembilan pertandingan yang akan dimainkan pada fase berikutnya. ***