PEKANBARU - Selang satu jam usai menciduk KM di kawasan Kandis, Kamis (28/4/2016) sore sekitar pukul 16.00 WIB tadi, Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru, Riau berhasil meringkus satu lagi jaringan besar pengedar ganja asal Aceh, berinisial SF (27). Dia diduga selaku pemasok ganja bagi KM, wanita yang menyuruh anak perempuannya berumur 13 tahun menjadi kurir daun haram tersebut.

Informasi yang dirangkum GoRiau.com dari kepolisian, SF tertangkap selang satu jam setelah KM. Lokasinya sama-sama di daerah Kandis. SF muncul setelah dipancing polisi melalui perantara KM dengan berpura-pura minta jemput di salah satu rumah makan di kawasan Kandis, Kamis sore tadi.

"SF ini kita lacak sejak beberapa hari lalu sudah berada di Pekanbaru. Tujuannya ke sini (dari Aceh) untuk menjemput (menyelamatkan, red) KM, karena KM masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Rencananya SF hendak membawa KM ke Aceh," urai Kasat Narkoba Polresta Pekanbaru, Kompol Iwan Lesmana Riza, Kamis malam.

Iwan yang dihubungi GoRiau.com menjelaskan, pihaknya lalu memancing SF agar datang ke Kandis untuk menjemput KM. Setelah tiba, SF pun langsung diciduk polisi, tanpa ada perlawanan. "Dia (SF) ini yang kita duga sebagai pemasok ganja ke KM (dari Aceh ke Pekanbaru, red)," bebernya.

Sampai berita ini diturunkan, SF masih menjalani pemeriksaan intensif kepolisian. "Masih kita dalami sudah berapa kali yang bersangkutan kirim ganja ke Pekanbaru. Jawabannya masih berbelit-belit. Kalau dugaan sementara kita, sepertinya sudah sangat sering. Ini bisa kita matchingkan dengan pengakuan anak KM (RS, red)," tukas Iwan.

Menurut Iwan, pihaknya masih memburu satu orang pria lagi yang diduga turut serta terlibat dalam jaringan besar pengedar ganja tersebut. "Ada satu lagi yang kita kejar. Dia tukang di rumah KM," tutupnya.

Tertangkapnya KM dan SF ini, berkat kerja sama dan koordinasi antara Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru, Polsek Rumbai, Polsek Minas dan Polsek Kandis. Terbongkarnya kasus ini saat polisi mengamankan RS, bocah perempuan umur 13 tahun yang dipekerjakan ibunya KM menjadi kurir daun ganja di Rumbai, beberapa hari lalu. ***