
PEKANBARU, GORIAU.COM - Serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau tahun 2014 masih menjadi perbincangan hangat. Pasalnya, dengan sisa waktu yang lebih kurang 2 bulan, serapan APBD masih sangat rendah.
Meski tidak ada yang berani mengungkapkan berapa realistis serapan APBD tersebut, namun yang pasti, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sudah mewanti-wanti agar realisasi APBD Riau tahun 2014 ini bisa terserap hingga di atas 80 persen.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau masih optimis target tersebut bisa tercapai. Berdasarkan informasi, APBD Riau tahun ini baru terserap sekitar 40 persen.
"Ada beberapa SKPD dengan anggaran besar kita minta untuk menggesa kegiatan, namun tidak keluar dari aturan dan ketentuan yang berlaku," kata Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman.
Menurutnya, butuh kehati-hatian dalam mengejar ketertinggalan realisasi tersebut. Karena bisa saja realisasi tersebut dipaksakan, tetapi takutnya akan berbenturan dengan hukum nantinya.
Untuk itu, Pemprov Riau butuh pendampingan dari pihak terkait. Diantaranya seperti Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Kemendagri RI.
Ditambah lagi, sejumlah kegiatan yang bersangkutan dengan kebijakan Gubernur Riau harus dikonsultasikan terlebih dahulu. Karena peran Plt Gubernur Riau tidak seluruhnya bisa mengambil kebijakan.
"Seluruh SKPD dilarang melaksanakan lelang di luar aturan yang berlaku. Karena itu butuh kehati-hatian, kalau tidak akan bermasalah di depannya," pesan pria yang akrab disapa Andi Rachman ini.
Saat ditanyakan berani angka realistis serapan APBD tahun ini, lagi-lagi Plt Gubernur Riau tidak mau menyampaikannya. "Semuanya masih berjalan, dan kita optimis target realisasi itu tercapai," terang Plt Gubernur Riau.
Sebelumnya, Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri RI, H Djohermansyah Djohan berpesan agar Pemprov Riau segera menggesa realisasi APBD yang dinilai masih sangat rendah.
Imbauan tersebut disampaikannya saat menyerahkan SK Plt Gubernur Riau kepada Arsyadjuliandi Rachman di Gedung Daerah Provinsi Riau beberapa waktu lalu.
Karena dirinya menilai, Pemprov Riau bisa menggesa itu. Dirinya juga telah merasakan saat datang ke Riau sebagai Penjabat Gubernur Riau akhir tahun 2013 lalu.
Dimana realisasi APBD yang baru 30 persen, di akhir jatabannya bisa ditingkatkan menjadi 80 persen. Harapan itu hendaknya bisa dilaksanakan juga oleh Plt Gubernur Riau.***