SELATPANJANG – Kendala listrik yang sempat terjadi di Kecamatan Tebingtinggi Timur dalam beberapa hari terakhir mulai berangsur pulih. Pihak PLN memastikan dua unit mesin terbesar di Kecamatan Tebing Tinggi Timur Desa Teluk Buntal yang sebelumnya mengalami kendala kini telah kembali beroperasi normal.

Manager PLN ULP Selatpanjang, Dalie, kepada GoRiau.com, Senin (16/3/2026), mengkonfirmasi bahwa pemadaman listrik yang terjadi beberapa hari lalu dipicu gangguan pada dua unit mesin utama di Teluk Buntal.

"Memang beberapa hari belakangan ada kendala karena dua unit mesin terbesar di Teluk Buntal mengalami gangguan. Namun sejak Minggu 15 Maret hingga hari ini 16 Maret 2026 terpantau normal," ujarnya.

Ia menjelaskan, kedua mesin tersebut sudah kembali beroperasi sejak Minggu malam dan hingga kini kondisi kelistrikan masih stabil.

"Dua unit mesin terbesar di sana semalam sudah normal kembali. Sejak pukul 9 malam sudah mulai beroperasi hingga hari ini masih berjalan normal sehingga tidak ada pemadaman," jelasnya.

Menurut Dalie, pihak PLN juga telah menyiagakan tim pemeliharaan untuk memastikan kondisi mesin tetap terjaga dan gangguan serupa tidak kembali terjadi.

"Kami siagakan juga tim pemeliharaan. Untuk antisipasi apabila butuh respon cepat," katanya.

Ia berharap kondisi mesin pembangkit tetap stabil, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri yang biasanya diiringi meningkatnya kebutuhan listrik masyarakat.

"Kami berharap kondisi mesin tetap normal hingga Lebaran Idul Fitri dan selanjutnya. Kami juga mohon doa dan dukungan agar mesin tetap normal," ujarnya.

Dalie juga memaparkan kondisi daya listrik di wilayah Teluk Buntal. Saat ini kapasitas daya yang tersedia mencapai 1080 kW, sementara beban puncak berada di angka 768 kW.

"Adapun daya listrik di Desa Teluk Buntal, Kecamatan Tebingtinggi Timur yakni 1080 kW sedangkan beban puncak 768 kW. Kemarin itu hilang 800 kW akibat kendala dua unit mesin terbesar," jelasnya.

Ia menambahkan gangguan tersebut terjadi pada 13 hingga 14 Maret 2026, sebelum akhirnya kembali normal sejak 15 Maret.

"Memang kemarin itu pada tanggal 13 dan 14 Maret 2026 mesin sempat mengalami kendala, namun 15 Maret sudah normal kembali," katanya.

Sebelumnya, persoalan listrik di Tebingtinggi Timur juga sempat disorot Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, saat Safari Ramadan di Desa Sungai Tohor. Ia menyebut keluhan warga terkait listrik padam telah disampaikan kepada pihak PLN dan meminta agar segera ditindaklanjuti.

"Beliau berjanji akan turun ke lapangan mengecek langsung," ujar Muzamil saat itu. ***