
SELATPANJANG, GORIAU.COM - Kabupaten Kepulauan Meranti sudah memulai menggarap sumberdaya alam yang dimiliki di lepas pantai. Salah satunya adalah potensi timah yang ada di perairan Pulau Rangsang.
Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Kepulauan Meranti, H Herman saat ditanya soal rencana kerja PT Wahana Perkit Jaya yang diresmikan Kamis kemaren mengatakan bahwa perusahaan ini merupakan perusahaan profesional dengan didukung peralatan yang memadai.
''Perusahaan ini akan mengerahkan 7 kapal hisap dan satu buah kapal striping di perairan Kecamatan Rangsan, tepatnya di sekitar pulau Burung,'' jelasnya.
Selain itu, di Desa Topang juga sedang dilakukan penyelesaian pembangunan smelter (pabrik) pemurnian.
Ditargetkan produksiperbulannya, perusahaan akan mampu menghasilkan 200 hingga 250 ton timah. Dan dari setiap kilogramnya sudah dispekati akan akan diberikan fee atau konpensasi bagi masyarakat sebesar Rp1.000 setiap produksi per bulannya. (kpt)