
RENGAT - Setelah komedi kocaknya mampu memukau para pegawai dan ratusan warga binaan penghuni Rutan Kelas II B Rengat, Kabupaten Inhu Riau, dihari peringatan HUT ke-71 Dharma Karyadhika, Pakwo Cs juga rilis puisi untuk Mentri Hukum dan HAM.
Puisinya yang berjudul "Jeritan Napi Dibalik Jeruji" itu, dibacakan langsung pria yang tersandung PP 99 tahun 2012 atas kasus narkoba yang menjerat dirinya.
Baca Juga: Usai Upacara Peringatan HUT Dharma Karyadhika, Rutan Rengat Digoyang Dua Biduan Cantik
Dalam puisi itu, dirinya berharap pada Mentri Hukum dan HAM Yasona Laoly, untu dapat memperhatikan nasip para narapidana yang saat ini terganjal aturan tersebut.
Baca Juga: Rutan Rengat Zero Halinar, Kondar: Jangan Main-main dengan Ini
"Dihari yang berbahagia ini dan bertepatan dengan HUT ke-71 Dharma Karyadhika, kami para napi Rutan Rengat yang tersandung PP 99, berharap kepada para pejabat tinggi negara yang merupakan pengambil keputusan untuk dapat melakukan revis PP 99 tahun 2012 tersebut," ujar Pakwo, sebelum membacakan puisi yang dirilisnya itu, Minggu (30/10/2016).
Baca Juga: Siapa Bilang Napi di Rutan Tak Bisa Olahraga, Ini Buktinya
Berikut Isi Puisinya:
Dibalik jeruji, ribuan harapan kian pergi.Dibalik jeruji, ribuan rindu terbelenggu.Dibalik jeruji, kami menanti janji Mentri Yasonna Laoly akan sebuah revisi....
Masih adakah harapan yang kami miliki. Kami para pendosa bersimpuh melantunkan doa mohon ampunan pada yang maha kuasa...
Kapankan kepastian akan datang.Kapan kebimbangan akan hilang.Sampai kapan rindu ini akan terhalang...
Rindu para pendosa pada keluarga. Rindu tangan kecil yang menggapai.Bola mata bening tanpa dosa.Mulut mungil yang selalu berkata.Ayah.... Pulanglah Ayah..Pulanglah Ayah.....*** #INHU