MEDAN - Para penerima bantuan beras dari Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara, diniali Dipermalukan. Sebab, mereka difoto bersama beras yang diterimanya sambil memegang kertas bertuliskan ''Saya Orang Tidak Mampu Penerima Bantuan' dan ''Saya Keluarga Tidak Mampu Penerima Bantuan''.

Dikutip dari merdeka.com, foto penerima bantuan beras sambil memegang tulisan yang dinilai mempermalukan tersebut beredar luas di WhatsApp Grup dan Facebook.

Foto yang ditampilkan di antaranya berupa dua kolase sejumlah orang memegang kertas betuliskan ''Saya Orang Tidak Mampu Penerima Bantuan'' dan ''Saya Keluarga Tidak Mampu Penerima Bantuan''.

Di tengah dua foto kolase yang beredar terdapat logo Pemkot Medan disertai tulisan hijau: ''Penerima Bantuan Beras Pemko Medan di Kelurahan Belawan II Kecamatan Medan Belawan''.

Selain dua kolase foto itu, juga beredar sejumlah foto lain yang diduga diambil di kecamatan lain. Pada foto-foto itu tertera ''Saya Keluarga Tidak mampu Penerima Bantuan di Kelurahan Polonia''. Kelurahan Polonia berada di Kecamatan Medan Polonia.

Tak Pernah Perintahkan

Kabag Humas Setda Kota Medan Arrahman Pane memastikan Pemko Medan tidak pernah memerintahkan jajarannya untuk membuat foto itu.

''Pemko Medan tidak ada memerintahkan itu,'' katanya saat dihubungi, Rabu (9/4).

Pane mengatakan, pihaknya tengah mencari tahu dan mendalami peristiwa ini. Sejauh ini mereka sudah mencari di mana foto itu dipublikasikan.

''Kami sudah cek di media sosial resmi milik Kecamatan Medan Belawan tidak ada kami tengok. Makanya kami masih menyelidiki,'' ucapnya.

Dia menduga foto itu merupakan inisiatif kepala lingkungan setempat. Tindakan itu bisa saja untuk menjaring keluarga yang benar-benar miskin dan membutuhkan. ''Makanya sedang kita dalami,'' jelasnya.

Sementara penelusuran di daerah lain, pembagian beras tidak diikuti dengan kewajiban berfoto. ''Kami di Medan Perjuangan baru membagi beras ini, enggak ada pakai foto kayak gitu,'' kata Zul Pane, seorang kepala lingkungan.

Jafar, warga Kelurahan Teladan Barat, Medan Kota juga mengatakan hal yang sama. Pembagian bantuan beras di tempat tinggalnya juga tidak menggunakan disertai berfoto. ''Tempat kami semalam bagi-bagi gini nggak pakai foto,'' ucapnya.

Sejak pekan lalu Pemko Medan mendistribusikan beras dengan total 980 ton untuk warga yang mengalami total loss income atau kehilangan penghasilan akibat pandemi Covid-19. Masing-masing kepala keluarga (KK) mendapatkan 5 kg beras.***