PEKANBARU, GORIAU.COM - Puluhan massa yang tergabung dalam Pemuda Melayu Nusantara dan Barisan Mahasiswa Kuantan Singingi, Senin (28/1/2013) pukul 11:00 Wib melakukan aksi ke kantor DPRD Riau. Mereka menuntut pengembalian lahan masyarakat seluas 200 ha diserobot PT Citra Riau Sarana di Desa Giri Sako, Kecamatan Logas Tanah Darat Kuantan Singingi.
Mereka juga menuntut pengusutan oknum Brimobda Riau yang terlibat dalam kasus ini.
Menurut koordinator aksi Raja Iqbal, penyerobotan lahan masyarakat ini juga melibatkan salah seorang mafia tanah yang backup oleh oknum Brimobda Riau.
"Kami minta usut dan selidiki keterlibatan pihak kepolisian dalam hal ini Polres Kuansing dan Satbrimobda Riau," kata Iqbal dalam orasinya.
Lebih lanjut Iqbal menyebutkan, masalah ini harus segera ditindak lanjuti. Sebab masalah tersebut sangat berpotensi menimbulkan konflik di daerah tersebut.
"Kami tidak mau lagi peristiwa Kecamatan Kuantan Mudik terjadi di Logas Tanah Darat. Dimana perusahaan membenturkan kepentingannya antara masyarakat dan aparat keamanan," ujarnya.
Untuk itu, mereka meminta DPRD Riau untuk turun dan melihat dari dekat lahan permasalahan ini ke lapangan.
Menanggapi aksi tersebut, Ketua Komisi A DPRD Riau H Masnur SH mengatakan, belum bisa mereka-reka masalah ini. Untuk menangani masalah ini, Komisi A perlu mengumpulkan informasi sebanyak mungkin.
"Karena itu, kami akan mengundang perusahaan serta pihak terkait masalah ini. Setelah itu, kami akan turun kelapangan untuk melihat permasalahan ini dari dekat," kata Masnur. (nti)