
RENGAT- Sungguh beruntung nasib warga Kecamatan Rengat Barat, Indagiri Hulu, Riau ini. Setelah puluhan tahun tinggal di gubuk reot, tidak lama lagi dirinya akan menempati rumah yang layak. Warga yang bernama Ruslan (50) itu sebelumnya menempati gubuk reot di Kecamatan Rengat Barat, Kelurahan Pematang Reba, RT 01 RW 06.
Selain reot, gubuk berukuran 6x6 yang dihuni Ruslan bersama istri dan keenam anaknya itu juga sudah lapuk, begitu juga dengan atap daun rumbia yang menjadi pelindung gubuk tersebut juga sudah bocor. Bahkan, disaat hujan mereka harus berteduh dengan menggunakan baliho bekas.
Namun berkat bantuan para donatur yang digalang pemuda kelurahan setempat, pria yang bekerja serabutan dan tukang ojek itu akan segera mengakhiri masa-masa kelam tersebut.
"Berkat partisipasi anggota Kodim 0302 Inhu, rumah Ruslan yang lama telah kita robohkan. Dan besok, Jumat (15/1/2016) sejak pagi, bersama personil Kodim Inhu kita akan mulai melakukan pembangunan pondasi untuk Rumah Ruslan yang baru," ujar Yan Kamidin selaku bendahara dalam tim penggalangan dana untuk Ruslan kepada GoRiau.com, Kamis (14/1/2016).
Awalnya sebut Pria yang akrab disapa Idin itu, kondisi Ruslan ini tidak banyak diketahui orang. Sebab, jika dilihat dari depan, gubuk yang dihuni Ruslan bersama anak dan istrinya seperti tak berpenghuni. "Keadaan yang dialami Ruslan ini pertama kali terkuak setelah beberapa foto kondisi rumah diposting ke media sosial oleh seseorang. Saya juga tidak tahu siapa yang pertama kali memposting", tuturnya.
Melihat hal itu, Idin merasa tersentuh untuk memberikan bantuan semampunya. Idin juga mengajak beberapa rekannya yang lain untuk memberikan bantuan terhadap keluarga ruslan tersebut.
"Setelah saya bercerita dengan rekan yang lain, hal itu mendapat sambutan fositif dari mereka. Kami yang saat itu kami baru 3 orang berniat akan mengantarkan langsung sumbangan untuk Ruslan. Namun,sebelum kami menuju kediaman Ruslan, saya sempat menghubungi Jefri yang merupakan wartawan GoRiau.com Inhu dan meminta dia untuk mengexspos kondisi kehidupan Ruslan saat itu. Gayung pun bersambut," terang Idin.
Begitu berita muncul dimedia masa, ditambah foto-foto kunjungan tersebut diposting di media sosial, ternyata banyak mata hati para netizen yang kebuka, mereka siap menyumbang untuk membantu penderitaan Ruslan dan keluarganya.
"Begitu banyak komentar fositif, secara spontan kami berniat untuk melakukan penggalangan dana. Dan Alhamdulilah, setelah sedikit demi sedikit sumbangan atau bantuan para donatur itu kami kumpulkan, hari ini, Kamis (14/1g2016), saya bersama rekan-rekan yang dibantu personil Kodim Inhu melakukan pembongkaran rumah itu dan besok, Jumat (15/1/2016), kita akan mulai melakukan pembangunan," tegasnya.
Dengan demikian, untuk menuntaskan pembangunan tersebut, dirinya masih sangat berharap uluran tangan para donatur. Dan kepada pemerintah daerah, ia berharap agar tidak tinggal diam dan tutup mata dengan hal ini.
"Kepada para donatur yang telah memberikan bantuan, saya ucapkan terima kasih yang tak terhingga. Semoga apa yang telah diberikan bisa kami manfaatkan sebaik mungkin dan hanya allah lah yang akan membalas itu semua," pungkas Idin.
Pantauan GoRiau.com, sebelum gubuk reot Ruslan itu dobongkar, Kapolres Inhu AKBP Ari Wibowo dan Dandim 0302 Inhu Letkol Inf Edison Sinabutar menyempatkan diri mengunjungi Ruslan dan keluarganya sekaligus memberikan bantuan.***