BAGANSIAPIAPI - Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Rokan Hilir (Rohil), Riau, Suray Arpan meminta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rohil harus melibatkan diri dalam setiap Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang). Sebab, penyusunan pembangunan di Rohil berdasarkan musyawarah masyarakat mulai dari tingkat RT sampai tingkat kecamatan.

"Untuk itu, anggota DPRD harus terlibat secara aktif memberikan pokok pikirannya pada saat musrenbang. DPRD dan Pemerintah sudah sepakat tidak akan ada lagi anggaran siluman setelah penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD)," kata Surya Arpan kepada GoRiau.com usai memimpin rapat dengan seluruh SKPD di lantai II Kantor Bappeda Rohil, Senin (14/12/2015) Siang.

Menurutnya, Pemkab Rohil menyiapkan dokumen perencanaan pembangunan daerah yang merupakan penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). RPJMD memuat rancangan kerangka ekonomi daerah, rencana kerja dan pendanaan untuk jangka waktu satu tahun, berpedoman dari rencana strategis dari masing masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Tahun ini, kata Surya, pemerintah berkomitmen untuk menyusun RAPBD sesuai dengan Permendagri. Dalam APBD, tetap fokus pada pembangunan infrastruktur, kesehatan, pendidikan dan ekonomi kerakyatan. Selain itu, eksploitasi minyak di Rohil sudah dimulai sehingga akan menambah PAD daerah.

"Memang tugas ini sangat berat. Kita harus meninggalkan jejak yang baik. Proses dan tahapan ini akan selalu kita pantau. Apalagi ada beberapa dinas sudah merger seperti kantor Badan Data Elektronik  yang bergabung dengan Dinas Perhubungan dan juga kantor Bappemas," pungkas Surya.(amr)